Telat Bayar Gaji Karyawan, Menteri Rini Ancam Pecat Direksi BUMN

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 320 2024128 telat-bayar-gaji-karyawan-menteri-rini-ancam-pecat-direksi-bumn-rwKj3RdhFZ.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta kepada para pimpinan perusahaan plat merah untuk memiliki sifat empati dalam menjalankan tugasnya.

Rini menegaskan tidak mau dengar ada karyawan BUMN yang memiliki masalah kesejahteraan. Jika hal tersebut terjadi, Rini pastikan akan mencopot jabatan direksi tersebut.

"Saya enggak mau dengar laporan pegawai BUMN yang gajinya bayarnya mundur. Awas kalau sampai ada itu pak direktur langsung saya ganti," ujarnya, saat ditemui dalam acara Rakor BUMN, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Menteri Rini Sentil BUMN Karya: Ngapain Bikin Bisnis Properti Kalau Sudah Ada?

Rini juga meminta kepada perusahaan BUMN untuk tidak mencari keuntungan semata. Melainkan harus ingat pada fungsi BUMN sebagai agen pembangunan dan menciptakan nilai-nilai di masyarakat.

"BUMN harus bisa mendorong pembangunan infrastruktur di jalan dan bandara atau pelabuhan dan telekomunikasi dan listrik yang sampai 99%, karena kita menyiapkan yang lebih baik," katanya.

Baca Juga: Menteri Rini ke Seluruh Bos BUMN: Capaian Banyak tapi Jangan Berbesar Hati

Di samping itu, dia meminta agar pembentukan holding BUMN bisa segera rampung. Menurutnya, pembentukan Holding BUMN adalah hal yang penting untuk menciptakan kapitalisasi sumber daya dan efisiensi.

"Holding-holding sektoral saya harapkan bisa selesai sebelum tahun 2019. Holding- (BUMN) karya juga harus terbentuk. Karena seringkali terjadi duplikasi unit usaha. Seperti unit usaha properti yang kecil-kecil," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini