nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisnis Busana Mandiri Corporation Naik Kelas Berkat Teknologi Digital

Kamis 28 Februari 2019 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 28 320 2024148 bisnis-busana-mandiri-corporation-naik-kelas-berkat-teknologi-digital-atagB3T9Uu.jpg Foto: Founder Busana Mandiri Corporation Rifki Ali

JAKARTA – Busana Mandiri Corporation, salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berhasil naik kelas karena memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Bisnis perusahaan yang memproduksi pakaian jadi tersebut kini semakin berkembang dan menginspirasi banyak orang.

Founder Busana Mandiri Corporation Rifki Ali Hamidi menuturkan, pelaku UMKM harus berani memanfaatkan berbagai platform digital untuk memajukan usahanya. Dia menyatakan, pemanfaatan platform digital tidak terbatas hanya untuk penjualan saja, tetapi juga untuk pemasaran, informasi produk, layanan konsumen, sampai dengan mencari pengetahuan dan peluang usaha.

“Jika UMKM go digital, ada banyak kerumitan yang bisa dipangkas, termasuk soal distribusi, manajemen stok, sampai sumber daya karyawan. Pada akhirnya UMKM bisa lebih fokus untuk memikirkan bagaimana cara berinovasi demi menumbuhkan usahanya lebih cepat,” kata Rifki dalam diskusi iPreneur bertemakan UMKM Go Digital hasil kerja sama Portal berita iNews.id dengan PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) di Yogyakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Bisnis Gepuk Daging, Berapa Untung yang Didapat?

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira Adhinegara menuturkan, UMKM harus memanfaatkan tekenologi digital karena bisa memperluas akses pasar.

“UMKM harus memanfaatkan perubahan lanksap perekonomian. Apalagi saat ini bermunculan start-up yang membantu usaha kecil dan ini merupakan peluang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar,” ujar Bhima.

Baca Juga: Bisnis Es Buah Rumput Laut, Modalnya Tidak Seberapa

Bhima melanjutkan bahwa saat ini struktur perekonomian Indonesia masih didominasi oleh sektor UMKM yang mencapai 62,92 juta unit usaha. Kendati demikian, banyak tantangan yang dihadapi UMKM untuk naik kelas. Untuk itu kehadiran teknologi digital dan internet diharapkan dapat mendorong UMKM agar tumbuh lebih cepat dan naik kelas.

Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Koperasi dan UKM telah menargetkan 8 juta UMKM bisa go digital pada 2019. “Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian sehingga peran swasta termasuk perbankan juga penting untuk mempercepat proses digitalisasi pada UMKM,” ujar Bhima.

(Kuntadi-iNews)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini