nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Tol Trans Jawa, dari Bus Trans Java hingga Diskon Tarif

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Minggu 03 Maret 2019 06:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 01 320 2024457 fakta-fakta-tol-trans-jawa-dari-bus-trans-java-hingga-diskon-tarif-U7BOew5fVD.jpg Ilustrasi Tol Trans Jawa (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah fokus mempersiapkan bus Tol Trans Jawa dalam waktu dekat. Hal ini melihat minat masyarakat yang besar kepada moda transportasi darat ini setelah kenaikan tiket pesawat beberapa waktu lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan aspirasi masyarakat mengenai bus tol Trans Jawa baik dari segi tarif, pelayanan, hingga waktu tempuhnya. Kemudian, hasil tersebut akan dikaji sebelum akhirnya dilakukan eksekusi.

Berikut beberapa fakta yang telah dirangkum Okezone, perihal tarif Tol Bus Trans Jawa, Minggu (3/3/2019):

1. Ada Bus Trans Java di Tol Trans Jawa

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengusulkan agar dibentuk bus "trans java" yang dapat beroperasi di sepanjang jalur Tol Trans Jawa.

Baca Juga: Perpanjangan Diskon Tarif Tol Trans Jawa Tunggu Laporan Jasa Marga

"Kita sedang menggagas 'trans java' berupa bus-bus yang lux, bisa saja kerjasama dengan Jasa Marga dengan satu badan," ujar Menhub di Rest Area Kilometer 207A Tol Palikanci.

2. Bus Tol Trans Jawa, Tarifnya di Bawah Tiket Kereta Api

Kemenhub berencana membuat bus tol Trans Jawa ini waktu tempuhnya minimal sama dengan kereta api dengan tujuan yang sama. Hal ini agar dapat membedakan moda transportasi darat tersebut. "Kalau sepintas saya katakan untuk waktu harus lebih cepat, minimal sama dengan kereta api, harga di bawah kereta api," kata dia.

Selain itu, bus ini rute perjalanannya hanya melewati tol Trans Jawa dan tidak keluar ke jalan nasional biasa. Dengan demikian, diperlukan terminal-terminal di dalam tol dengan mengalihfungsikan beberapa rest area yang ada.

3. Diskon Tarif Tol Trans Jawa Tunggu Laporan Jasa Marga

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tengah menunggu laporan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait diskon tarif tol sebesar 15% yang berlaku pada tiga cluster tol Trans Jawa. Ketiga cluster yang dimaksud meliputi relokasi Porong-Gempol segmen Porong-Kejapanan pada jalan Tol Surabaya-Gempol. Kemudian ada jalan Tol Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono. Lalu cluster terakhir yakni jalan Tol Gempol-Pasuruan segmen Pasuruan-Grati.

Baca Juga: BPJT Perpanjang Diskon Tarif 3 Ruas Tol Trans Jawa?

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan pihaknya masih menunggu laporan tentang tiga cluster tersebut dari BUJT dalam hal ini PT Jasa Marga (Persero). Laporan itu sendiri nantinya akan dijadikan acuan untuk menentukan apakah diskon tarif tol akan diperpanjang atau tidak.

4. Rest Area Tol Trans Jawa Akan Jadi Terminal Bus

Rest area di ruas tol Trans-Jawa akan difungsikan sebagai terminal bus. Fasilitas ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan transportasi massal melalui tol. Kendati demikian, keberadaan terminal bus di lokasi istirahat tersebut jangan sampai mengganggu kenyamanan pengguna jalan tol lainnya. Perlu kajian matang agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

5. Tarif tol transjawa tak jadi turun

Pemerintah belum bernecana untuk menurunkan tarif Tol Trans Jawa. Padahal, tarif tol Trans Jawa dinilai terlalu mahal baik mobil pribadi maupun logistik. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, sejauh ini belum ada arahan untuk menurunkan tarif Tol Trans Jawa. Meskipun mendapatkan kritik dari Asosiasi Logisitik Indonesia (ALI). "Belum ada arahan kebijakan lebih lanjut (tarif tol Trans Jawa akan diturunkan)," ujarnya, saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini