nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Astra Tambah Investasi di Go-Jek Rp1,4 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 13:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 04 278 2025514 astra-tambah-investasi-di-go-jek-rp1-4-triliun-yt1LYgbvEZ.jpg Kerjasama Astra dengan Go-Jek (Foto: Astra)

JAKARTA - PT Astra International Tbk menambah investasinya di Go-Jek. Astra berpartisipasi dalam tahap pertama pendanaan seri F Gojek dengan investasi sebesar USD100 juta setara Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

“Dengan tambahan investasi tersebut, total investasi Astra pada Gojek kini mencapai USD250 juta,” kata Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/3/2019).

Selain itu, Astra dan Gojek juga sepakat membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) untuk mendorong pengembangan bisnis ride hailing roda empat yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan layanan transportasi online pintu ke pintu bagi masyarakat.

Baca Juga: Astra International Cetak Kenaikan Laba Bersih 15% Jadi Rp21,6 Triliun

“Pembentukan perusahaan patungan dan partisipasi Astra dalam pendanaan seri F menunjukkan kepercayaan kami kepada Gojek sekaligus wujud nyata dari eksplorasi kerjasama kami untuk menciptakan sinergi dengan bisnis otomotif Astra,” ucap dia.

Saat ini Indonesia tercatat memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi digital paling pesat di Asia Tenggara. Dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 49% pada periode tahun 2015-2018, sektor ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai USD100 miliar pada tahun 2025 dari USD27 miliar pada 2018.

Kemitraan strategis yang terjalin antara Astra dan Gojek diharapkan dapat memaksimalkan potensi Indonesia untuk terus menjadi pelopor ekonomi digital yang terdepan di kawasan Asia Tenggara.

“Gabungan kekuatan Astra di bidang otomotif dan Gojek di bidang teknologi melalui kerja sama ini diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk memiliki sumber penghasilan, sehingga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Chief Executive Officer dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim.

Baca Juga: Menteri Rini Menangis Kenang Om William Soeryadjaya dan Kisah Sulit Astra

Diluncurkan pada Januari 2015, Go-Jek kini menjadi salah satu pemain terdepan di Asia Tenggara untuk sektor digital and mobile consumption. Go-Jek saat ini telah berkembang menjadi superapp yang membentuk sebuah ekosistem untuk kemudahan bertransaksi, menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider).

Perusahaan patungan yang sepakat dibentuk Astra dan Go-Jek ini direncanakan akan menyediakan ribuan unit armada dengan sistem pengelolaan operasional kendaraan yang didukung oleh Astra FMS (Fleet Management System) dan teknologi ride hailing pada aplikasi Go-Jek, khususnya layanan Go-Car.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini