Sasar Milenial, Badan Wakaf Indonesia Disarankan Maksimalkan Teknologi Digital

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 05 320 2026001 sasar-milenial-badan-wakaf-indonesia-disarankan-maksimalkan-teknologi-digital-FGSAKhPMgl.jpg Foto: Wakaf Indonesia (Taufik/Okezone)

JAKARTA - Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNKS) Ventje Rahardjo Soedigno mendorong adanya perubahan pada Badan Wakaf Indonesia (BWI). Perubahan ini mengajak kaum milineal melakukan wakaf.

"Kita perlu rangkul digitalisasi, karena ini proses baru terhadap perwakafan. Dan untuk mendorong anak milenial melakukan wakaf dengan handphone saja bisa wakaf," ujarnya, pada acara Indonesia Wakaf Summit 2019, di hotel Sari Pasifik Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Baca Juga: Potensi Aset Wakaf RI Tembus Rp2.000 Triliun

KNKS ingin menjadi bagian pergerakan wakaf digitalisasi untuk kaum milenial mewujudkan perwakafan indonesia lebih baik

"Kami siap mencari jalan merubah regulasi kalau diperlukan, kita bersama-sama bisa menjadikan wakaf ini sebagai bagian daripada kehidupan kita di Indonesia menjadi lifestyle," ungkapnya.

Baca Juga: KNKS Gaet Kemenag Susun Data Base Wakaf Nasional

Dia menambahkan, digitalisasi pada wakaf Indonesia ini untuk mendorong ekonomi syariah. Di mana KNKS cakupannya cukup luas bahkan sesuatu yang harus dilakukan secara bersama.

"Pekerjaan bagi kita ini untuk semua insan ekonomi syariah dan yang ingin mendorong ekonomi syariah," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini