6 Ruas Jalan Tol Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 320 2026438 6-ruas-jalan-tol-ditargetkan-rampung-tahun-ini-tPyqYDnbCW.jpg Tol Balikpapan-Samarinda (Foto: Jasa Marga)

JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan sebanyak enam ruas jalan tol bisa beroperasi pada akhir 2019.

Enam ruas tol tersebut merupakan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR) terdiri atas Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,2 kilometer (km), Kunciran-Serpong 11,1 km, Serpong-Cinere 10,1 km, Cinere-Jagorawi 14,7 km, Cimanggis-Cibitung 26,5 km, serta Cilincing-Cibitung 34 km.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, penyelesaian JORR 2 ini akan meningkatkan kelancaran mobilitas pengguna kereta yang tinggal di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, Serpong, serta Bekasi.

“Penyelesaian JORR 2 ini akan meningkatkan kelancaran mobilitas commuters (pengguna kereta) di samping mendukung distribusi logistik yang lebih efisien,” ungkap Danang di Jakarta kemarin.

Baca Juga: Tarif Tol Bandara Soetta Tak Layak Naik, Simak Alasannya

Danang juga menjelaskan progres enam ruas tol JORR 2 tersebut meliputi Ruas Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,2 km ditargetkan selesai konstruksinya pada November 2019. Tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Kunciran Cengkareng yang terbagi empat seksi, yakni Seksi I Kunciran-Tirtayasa dengan panjang 2 km progresnya 48,8% dan Seksi II Tirtayasa- Ben teng Betawi sepanjang 3,5 km dengan progres sudah 31,9%.

Lalu, Seksi III Benteng Betawi- H Sastranegara sepanjang 6,6 km dengan progres 47,7% dan Seksi IV H.Sastranegara-SS Benda sepanjang 2 km progres pengerjaan mencapai 75,6%. Kemudian Ruas Tol Kunciran-Serpong yang peng usahaannya dilakukan oleh PT Marga Trans Nusantara. Tol ini memiliki dua seksi, yakni Seksi I Kunciran-Parigi sepanjang 6,7 km dengan progres penyelesaian 86,7% dan Seksi II Parigi-Serpong dengan panjang 4,4 km progres konstruksi sebesar 88%. Pembangunan kedua seksi tol sepanjang 11,1 km ini ditargetkan selesai pada Juni 2019.

Baca Juga: Waktu Tempuh ke Bandara Soetta Lebih Cepat Lewat Tol Sedyatmo?

Selanjutnya, Ruas Tol Serpong-Cinere sepanjang 10,1 km yang terdiri atas dua seksi, yakni Seksi I Serpong Pamulang sepanjang 6,5 km dengan progres konstruksi 66% dan target selesai Maret 2019 serta Seksi II Pamulang-Cinere sepanjang 3,6 km dengan progres pengerjaan 32,9% yang ditargetkan rampung pada Juni 2019. Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Cinere Serpong Jaya. Ruas Cinere-Jagorawi sepanjang 14,7 km terdiri atas tiga seksi, yakni Seksi I Jagorawi- Jalan Raya Bogor sepanjang 3,7 km sudah beroperasi sejak 2012.

Seksi II Jalan Raya Bogor- Kukusan sepanjang 5,5 km dengan progres konstruksi mencapai 97,3 % dan target penyelesaian Maret 2019. Lalu, Seksi III Kukusan-Cinere sepanjang 5,5 km masih dalam tahap pembebasan lahan. Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Translingkar Kita Jaya. Ruas Tol Cimanggis-Cibitung memiliki panjang 26,5 km terdiri dari dua seksi, yakni Seksi IA Junction Cimanggis-On/ Off Ramp Jatikarya sepanjang 3,2 km progresnya sudah mencapai 82,3% dengan target selesai April 2019.

Sementara Seksi II On/Off Ramp Jatikarya-Junction Cibitung sepanjang 23,3 km progresnya sudah 33,4% ditargetkan rampung Desember 2019. Pengusahaan ruas tol ini dilakukan oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways. Ruas JORR 2 yang paling panjang adalah ruas Cibitung- Cilincing dengan panjang jalan tol 34 km yang terdiri atas empat seksi, yakni Seksi I SS Cibitung-Gabus Indah panjang 13,1 km progresnya 61,7% dan Seksi II Gabus Indah-Muara Bakti sepanjang 6 km dengan pro gres mencapai 60,3%. Kedua seksi tersebut ditargetkan selesai Juni 2019.

Seksi III Muara Bakti-Kanal Banjir Timur sepanjang 10,6 km progres konstruksinya 37,5% dengan target selesai November 2019 dan Seksi IV Kanal Banjir Timur-Cilincing yang membentang 4,6 km masih dalam tahap pembebasan lahan. Pengusahaannya dilakukan oleh PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga optimistis dari enam ruas tol tersebut yang di targetkan selesai pada 2019, sebanyak dua ruas yakni Kunciran- Serpong dan Serpong-Cinere dapat selesai pada Juni 2019.

“Harapannya, jalan tol ini bisa segera selesai karena sudah ditunggu masyarakat,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini