nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia-Estonia Sepakat Kembangkan Kerja Sama Teknologi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 16:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 07 320 2027059 indonesia-estonia-sepakat-kembangkan-kerja-sama-teknologi-YjBVPMKPYd.jpeg Delegasi Estonia Bertemu Kadin Indonesia (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menerima kunjungan kehormatan dari Wakil Menteri Luar Negeri bidang Perdagangan Estonia Andres Rundu. Dalam lawatannya, Andres juga turut membawa perwakilan pengusaha dari Kadin Estonia. 

Kedatangan mereka pun disambut oleh Ketua Kadin Indonesia bagian Komite Eropa dan Rusia Olfriady Letunggamu. Dalam pertemuan itu, kedua negara membicarakan upaya penguatan kerja sama bidang ekonomi melalui pengembangan di sektor teknologi. 

Olfriady menyatakan, Estonia menawarkan sejumlah kerjasama di bagian teknologi informasi (information technology/IT). Pasalnya, salah satu negara di Benua Eropa ini memiliki kemajuan teknologi yang pesat dalam sistem layanan elektronik.

"Estonia memiliki sistem e-governance yang kuat sekali. Maka mereka datang ke sini untuk membantu permasalahan Indonesia yang memiliki populasi penduduk yang besar. Jadi mereka ekspor teknologi," katanya dalam pertemuan tersebut di Kantor Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Baca Juga: Indonesia-Australia Teken Perjanjian IA-CEPA, Wapres JK: Sejarah Baru

Dia menyatakan, sejumlah sistem layanan elektronik yang ditawarkan untuk kerja sama yakni e-governance, e-industri dan e-ducation, dan sistem keamanan siber. Meski demikian, pengusaha Indonesia juga meminta adanya pengembangan layanan elektronik di bidang kesehatan atau e-health.

"Karena Indonesia punya banyak sekali rumah sakit dan jumlah pasien, maka sangat baik kalau ada sistem elektronik yang bisa integrasi semua itu. Ini merupakan permintaan pihak Indonesia ke pihak Estonia," katanya.

Sementara itu, Andres Rundu menyatakan, sangat senang bisa berkunjung ke Indonesia dengan berjumpa sejumlah pihak pemerintahan dan pengusaha. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjalin sejumlah kerjasama ekonomi di bidang teknologi. 

Dia menyatakan, layanan dengan sistem elektronik akan memudahkan aktivitas berbisnis baik ditingkat koorporasi maupun pemerintahan. Digitalisasi juga membuat proses perizinan menjadi lebih singkat dan menghemat waktu. 

"Saya sangat percaya, fokus kita mengenai e-services membuat bisnis baik di private sector dan public sector semakin lebih fleksibel, efisien, transparan, dan mudah diakses," katanya. 

Baca Juga: Setelah 9 Tahun Dirundingkan, Indonesia-Australia Teken IA-CEPA

Sementara itu, Konsul Kehormatan Estonia di Jakarta Adrianan Sri Lestari menyakinkan, menjalin kerjasama dengan Estonia merupakan hal yang menjanjikan. Kata dia, negara ini memiliki iklim politik pemerintahan yang stabil dan kemampuan teknologi di berbagai bidang. 

"Secara fisik, Estonia juga memiliki keterampilan tinggi dalam infrastruktur, juga cepat dalam pengembangan teknolog dan pengetahuan lainnya dalam dunia industri," katanya di kesempatan yang sama. 

Sebelumnya, delegasi Estonia juga telah lebih dahulu bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia A.M. Fachir. Kedua negara membahas sejumlah kerja sama terkait isu ekonomi juga isu bilateral, seperti kerja sama di bidang pendidikan tinggi, potensi kerja sama di bidang pariwisata, perjanjian bebas visa dan saling dukung di fora internasional. 

Adapun, dalam kerjasama perdagangan, nilai total perdagangan Indonesia dan Estonia mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2018, total perdagangan mencapai USD128,5 juta atau meningkat 50,66% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu dengan surplus di pihak Indonesia sebesar USD71,4 juta. (yau)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini