nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

700 Pendamping Desa Akan Diekspor ke Luar Negeri

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 19:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 08 320 2027570 700-pendamping-desa-akan-diekspor-ke-luar-negeri-Nd9L4VxiFR.jpg Mendes Eko Putro (Foto: Avi)

MALANG - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo berencana akan mengirim 700 pendamping desa ke luar negeri untuk studi banding.

Menurutnya, studi banding ke luar negeri ini dirasa penting untuk membangun visi dan gagasan memajukan desa masing-masing sepulangnya dari luar negeri.

"Rencana mengirim 700 orang pendamping desa ke luar negeri untuk studi banding supaya ada visi supaya menjadikan desa-desa percontohan," ungkap Eko Putro Sandjojo saat memberi pengarahan dan diskusi bersama Kepala Desa se-Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (8/3/2019).

Baca Juga: Menteri Eko Banggakan BUMDes Ini Masuk Sosmed Presiden Jokowi

Eko menambahkan para pendamping desa tersebut tak hanya membayangkan perkembangan di negara lain, tapi juga melihat secara langsung sehingga apa yang dirasa baik bisa diterapkan di Indonesia.

"Goal-nya mereka dapat visi dan menerapkan di desa. Tidak hanya membayangkan. Dengan mereka lihat mudah-mudahan mereka bisa membuat visi dan dapat ide supaya diterapkan untuk percepatan pembangunan desa di Indonesia," katanya.

Negara-negara dengan tujuan wisata menjadi bidikan Kementerian Desa untuk pengembangan visi misi pendamping desanya.

"Negaranya tergantung, yang paling sukses untuk produk di dunia ya Korea dan Jepang. Untuk pariwisata Thailand sama China," ujarnya.

 Baca Juga: Luhut: Bank Dunia Sempat Tak Percaya Pembangunan Jalan Desa 191.000 Km

Terkait siapa pendamping desa yang akan diberangkatkan ke luar negeri, pihaknya telah menetapkan standar dan kriteria seperti apa pendamping desa yang akan diajak 'melancong' ke luar negeri.

"Akan diseleksi akan ada kriterianya. Itu sudah kriterianya, tapi saya tidak hafal," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini