Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dolar AS Melemah di Akhir Pekan

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Sabtu, 09 Maret 2019 |09:08 WIB
Dolar AS Melemah di Akhir Pekan
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para pelaku pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS yang baru dirilis.

Melansir Xinhua, Sabtu (9/3/2019), Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan lapangan pekerjaan non-pertanian AS hanya bertambah 20.000 pada Februari, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 3,8%.

Pertumbuhan dalam angka penggajian (pay roll) pekerjaan non-pertanian pada Februari sangat kontras dengan angka 311.000 pada Januari, menurut laporan itu.

Sehubungan dengan sektor-sektor tertentu, jasa-jasa profesional dan bisnis, perawatan kesehatan, perdagangan grosir serta manufaktur terlihat adanya peningkatan pekerjaan, ditengah sektor konstruksi menunjukkan berkurangnya pekerjaan.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,37% menjadi 97,3096 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1241 dari USD1,1183 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3013 dari USD1,3074 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7048 dari USD0,7010.

Dolar AS dibeli 111,08 yen Jepang, lebih rendah dari 111,53 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun juga menjadi 1,0073 franc Swiss dari 1,0122 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3412 dolar Kanada dari 1,3455 dolar Kanada. (yau)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement