Maybank Bakal Rilis Obligasi Rp5 Triliun

Selasa 12 Maret 2019 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 12 320 2028852 maybank-bakal-rilis-obligasi-rp5-triliun-fln3WLPdme.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank Maybank Indonesia Tbk berencana merilis Penawaran Umum Berkelanjutan atau PUB sebesar Rp5 triliun untuk periode dua tahun ke depan. Hal ini sebagai diversifikasi sumber dana mengingat dana pihak ketiga atau DPK semakin mahal.

Direktur Keuangan PT Bank Maybank Indonesia Tbk Thilagavathy Nadason mengatakan bahwa Februari lalu, perseroan telah menghabiskan jatah PUB dengan penawaran terakhir sekitar Rp1 triliun. Alhasil, saat ini Maybank telah mengajukan kembali dan menunggu persetujuan dari pihak regulator.”Harapan kami Mei sebelum Lebaran sudah bisa menerbitkan meski tidak besar sebagai bagian dari registrasi saja. Mungkin untuk pertama hanya Rp100 miliar sampai Rp200 miliar,”ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Laba Bersih Maybank Group Naik 7,9%

Disampaikannya, penggalangan dana yang sebenarnya akan dilakukan pada semester II/2019. Dengan harapan pada kuartal III/2019 akan meraup sebesar Rp1 triliun dan kuartal IV/2019 sekitar Rp500 miliar. Menurut Thila, ke depan penerbitan obligasi ini akan menjadi fokus perseroan di samping pinjaman jangka panjang dari bank luar negeri dan upaya peningkatan DPK yang tahun ini dipatok tumbuh 10% atau sama dengan target pertumbuhan kredit perseroan.

Sementara itu, penyaluran kredit pada Januari 2019 sebesar Rp115,8 triliun atau naik 8,1% dari periode yang sama tahun lalu Rp107,1 triliun. Adapun, DPK periode bulanan Januari tercatat Rp94,9 triliun turun 10,8% dari periode yang sama tahun lalu Rp106,5 triliun.”Januari jika dibandingkan dengan Desember memang turun, tetapi sampai Februari sudah tambah Rp4 triliun lagi jadi naik sekitar 10%," ujar Thila.

grafik

Untuk mencapai target itu, Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria pernah bilang, perseroan akan fokus menyalurkan kredit di semua segmen dan lini bisnis, termasuk corporate banking dan kredit Community Financial Service (CFS) ritel dan non ritel.”Kita ingin tumbuh di semua lini, baik corporate banking seperti biasa, CFS kita di bisnis banking dan retail. Tahun lalu kita hampir tumbuh di semua lini beberapa lini bisnis juga tumbuh double digit, korporasi untuk publik sektor double digit, umkm yang komersil juga double digit. Yang single digit masih retail," jelasnya.

Selain itu, Maybank Indonesia juga akan terus berpartisipasi dalam investasi pemerintah yang dilakukan tahun ini. Dimana pada 2018, kredit infrastruktur Maybank Indonesia tumbuh sebesar 16%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini