nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menanti Nasib Boeing Pasca-Pesawat 737 Max Dilarang Terbang di Beberapa Negara

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 14:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 14 278 2029892 menanti-nasib-boeing-pasca-pesawat-737-max-dilarang-terbang-di-beberapa-negara-XHO2iMRcdN.jpg Foto: Koran Sindo

JAKARTA - Saham Boeing terus turun hingga 3% pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut menambah beban Boeing, karena sebelumnya saham perusahaan penerbangan ini anjlok hingga 10, menghapus lebih dari USD25 miliar dari nilai pasar perusahaan.

Dilansir melalui CNN, Kamis, (14/3/2019), sebuah kecelakaan fatal terjadi dalam lima bulan terakhir yang melibatkan jet 737 Max 8. Penerbangan Lion Air jatuh di Indonesia pada bulan Oktober, dan sebuah pesawat Ethiopian Airlines jatuh pada hari Minggu.

Tak satu pun dari tabrakan itu yang meninggalkan korban. Penyelidik masih mencari penyebab kecelakaan itu. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pilot dalam kecelakaan Lion Air berjuang untuk mendapatkan kendali atas pesawat setelah dirinya dipaksa turun oleh fitur keselamatan otomatis. Sedangkan CEO Ethiopian Airlines mengatakan pilotnya juga melaporkan masalah mengendalikan pesawat sebelum kecelakaan.

Baca Juga: Operasional Pesawat Boeing 737 Max 8 Distop, Norwegian Air Minta Ganti Rugi

Otoritas penerbangan di seluruh dunia telah memerintahkan pesawat-pesawat akan mendarat selama tiga hari terakhir. Boeing mengatakan tetap percaya diri dalam keselamatan jet-jet tersebut, tetapi dia merekomendasikan penutupan itu sendiri

"Karena sangat berhati-hati dan untuk meyakinkan publik keselamatan penerbangan pesawat terbang," ujar pernyataan dari perusahaan.

Saham tiga maskapai AS yang telah menggunakan pesawat ini adalah, American Airlines, Southwest dan United melihat saham mereka lebih rendah, dan kemudian dengan cepat rebound ke wilayah positif. Boeing akan memberikan kompensasi kepada tiga maskapai untuk menganti kerugian . Ada 67 pesawat 737 Max yang beroperasi.

Baca Juga: AS Larang Seluruh Penerbangan Pesawat Boeing 737 Max 8 dan 9

Semua maskapai mengatakan mereka akan bekerja untuk mengakomodasi penumpang yang terkena dampak dari grounding. Namun, pesawat-pesawat itu hanya merupakan bagian kecil dari keseluruhan armada mereka jet Boeing Max menyumbang kurang dari 3% dari kapasitas masing-masing maskapai.

Boeing memiliki sejarah dalam membayar maskapai jika pesawat yang mereka miliki mendarat karena alasan keamanan Setelah landasan tiga bulan jet 787 Dreamliner pada 2013. Sebelumnya, CEO pembawa diskon Eropa Norwegian Air mengatakan akan menagih Boeing untuk pendapatan yang hilang dari landasan 18.747 jet Max 8.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini