JAKARTA - Saham Boeing terus turun hingga 3% pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut menambah beban Boeing, karena sebelumnya saham perusahaan penerbangan ini anjlok hingga 10, menghapus lebih dari USD25 miliar dari nilai pasar perusahaan.
Dilansir melalui CNN, Kamis, (14/3/2019), sebuah kecelakaan fatal terjadi dalam lima bulan terakhir yang melibatkan jet 737 Max 8. Penerbangan Lion Air jatuh di Indonesia pada bulan Oktober, dan sebuah pesawat Ethiopian Airlines jatuh pada hari Minggu.
Tak satu pun dari tabrakan itu yang meninggalkan korban. Penyelidik masih mencari penyebab kecelakaan itu. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pilot dalam kecelakaan Lion Air berjuang untuk mendapatkan kendali atas pesawat setelah dirinya dipaksa turun oleh fitur keselamatan otomatis. Sedangkan CEO Ethiopian Airlines mengatakan pilotnya juga melaporkan masalah mengendalikan pesawat sebelum kecelakaan.
Baca Juga: Operasional Pesawat Boeing 737 Max 8 Distop, Norwegian Air Minta Ganti Rugi
Otoritas penerbangan di seluruh dunia telah memerintahkan pesawat-pesawat akan mendarat selama tiga hari terakhir. Boeing mengatakan tetap percaya diri dalam keselamatan jet-jet tersebut, tetapi dia merekomendasikan penutupan itu sendiri
"Karena sangat berhati-hati dan untuk meyakinkan publik keselamatan penerbangan pesawat terbang," ujar pernyataan dari perusahaan.
