Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendag Kuatkan Sinergi Genjot Ekspor Nonmigas dan Integrasikan Pasar Rakyat ke Dalam Ekosistem Digital

Risna Nur Rahayu , Jurnalis-Kamis, 14 Maret 2019 |09:51 WIB
Kemendag Kuatkan Sinergi Genjot Ekspor Nonmigas dan Integrasikan Pasar Rakyat ke Dalam Ekosistem Digital
Mendag Enggartiasto Lukita (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Melanjutkan capaian dalam program revitalisasi pasar rakyat yang mendapat apresiasi Presiden Joko Widodo, Kementerian Perdagangan menguatkan komitmen bersinergi antar-kementerian dan lembaga untuk menggenjot ekspor nonmigas sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Itulah salah satu hasil rapat kerja Kemendag yang ditutup pada hari ini, Rabu 13 Maret 2019 di Jakarta.

Sinergi itu diawali dengan hadirnya sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri dalam rapat kerja yang digelar dua hari di Jakarta. Rapat dibuka oleh Presiden dengan acara peresmian dan pemberian penghargaan pasar rakyat yang dihadiri sekitar 5.000 peserta, terdiri atas pimpinan pasar rakyat dan para bupati atau walikota dari seluruh Indonesia di Tangerang pada Selasa 12 Maret 2019.

Para menteri dan pejabat yang hadir dan berdiskusi dalam rapat kerja itu adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal Thomas Lembong.

“Peningkatan ekspor nonmigas adalah pekerjaan besar. Karena itu, sinergi semua kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi dan hubungan luar negeri mutlak diperlukan. Misalnya, saya sangat mengapresiasi kinerja Kementerian Luar Negeri yang banyak membantu membuka jalan diplomasi saat kita menyelesaikan perjanjian dagang, penyelesaian sengketa dagang, dan pembukaan pasar-pasar baru,” jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela-sela Rapat Kerja Kemendag di Jakarta (13/3/2019).

Menurut Enggar, sinergi meningkatkan ekspor direalisasikan melalui diplomasi ekonomi, penetrasi ekspor ke pasar-pasar nontradisional, perjanjian perdagangan internasional, dan promosi produk-produk strategis Indonesia ke mancanegara.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement