“Sektor wisata, memang punya banyak harapan di situ, kalau hari ini KEK di Bangka Belitung diresmikan Presiden berarti secara formal akan bergerak karena investor sudah masuk, aksesibilitas tanggung jawab kami, lalu lintas ke Bangka kan paling optimal udara karana di pulau akses udara jadi prioritas,” katanya.
Awaluddin menyebutkan penyelesaian kapasitas terminal hingga bisa menampung tiga juga penumpang ditargetkan Juli 2020 sebelum menjadi lima juta penumpang.
Sementara itu, pergerakan penumpang saat ini sebanyak 24 pergerakan atau 48 pergerakan untuk mendatar dan tinggal landas. Pergerakan penumpang tercatat 6.000-8.000 penumpang per hari.
“Kalau kita lihat dengan kondisi ini, Bangka Belitung dengan sarana-prasarana yang terus dikembangkan bisa membuat maskapai nyaman, tahun depan landasan pacu kami tambah dari 2.260 meter jadi 2.600 meter, berbagai sarana prasarana lain, seperti instrumen landing system dengan Airnav akan dikalkulasikan,” katanya.
Presiden Joko Widodo meresmikan Terminal Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang pada Kamis (14/3). Presiden berharap kehadiran KEK serta bertambahnya kapasitas untuk akses angkutan udara, bisa menarik lebih banyak investor.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.