nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rombak Aturan, Kini Kontraktor Kecil Bisa Ikut Proyek Rp10 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 17:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 14 470 2030015 rombak-aturan-kini-kontraktor-kecil-bisa-ikut-proyek-rp10-miliar-YWsscTYLAf.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Pemerintah merombak aturan terkait kualifikasi kontraktor dalam proses pengadaan barang dan jasa. Aturan tersebut bahkan sudah diumumkan lewat surat edaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan, lewat aturan baru ini nantinya kontraktor kecil bisa melakukan lelang untuk pengadaan barang dan jasa hingga Rp10 miliar. Ini sangat menguntungkan, sebab sebelumnya kontraktor kecil hanya bisa mengambil proyek dengan nilai Rp2,5 miliar saja.

"Untuk tahun 2019, sesuai surat edaran internal di Kementerian PUPR, maka untuk kecil kami naikkan hingga menjadi Rp10 miliar," ujarnya saat ditemui di JCC Senayan, Kamis (14/3/2019).

 Baca Juga: JK Ingatkan Kontraktor Jangan Saling Sikut

Selain kontraktor yang kecil, perubahan aturan ini juga menguntungkan kontraktor dengan kapasitas menengah. Sebab, ada peningkatan jumlah besaran nilai lelang proyek.

Sebelumnya, kontraktor hanya boleh mengikuti lelang dengan nilai proyek Rp2,5 miliar hingga Rp50 miliar. Dengan aturan baru ini, kontraktor bisa mengikuti lelang proyek pengadaan nilai Rp10 miliar hingga Rp100 miliar.

Sementara itu, untuk kontraktor besar yang sebelumnya hanya bisa ikut pada proyek di atas Rp50 miliar. Dengan aturan tersebut, kini mereka harus ikut proyek yang nilainya di atas Rp100 miliar.

"Jadi mohon yang besar tidak main di bawah 100, karena ada pengawasannya. Biasanya kan bermain di pengawasan," katanya.

 Baca Juga: Sindir Gapensi, Wapres JK: Kontraktor Swasta Tak Semaju BUMN

Setelah itu lanjut Basuki, pihaknya akan melihat seberapa besar dampaknya bagi kontraktor. Khusunya kontraktor yang berada di daerah.

"Nanti kita coba di 2019 apakah akan ada dampaknya kepada anggota Gapensi khususnya di daerah," ujarnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini