nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerak Wall Street dan Perang Dagang AS-China

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 21:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 15 278 2030671 gerak-wall-street-dan-perang-dagang-as-china-vX6uRWHk4o.jpg Foto Wall Street (Ilustrasi: Okezone)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka naik pada perdagangan Jumat waktu setempat. Hal tersebut didukung adanya tanda positif dari pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Wakil Perdana Menteri China Liu He berbicara melalui telepon dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer. Kedua belah pihak membuat kemajuan substansial lebih lanjut dalam pembicaraan perdagangan.

Namun, prospek pembicaraan perdagangan yang mengambil waktu penyelesaian lebih lama dari yang diharapkan membatasi kenaikan Wall Street pada sesi sebelumnya dan indeks S&P, Nasdaq berakhir sedikit lebih rendah.

Baca Juga: Wall Street Bergerak Dua Arah, Investor Cerna Data Ekonomi AS

Adapun indeks utama Wall Street, Dow Jones naik 98 poin atau 0,38%. S&P 500 naik 10 poin atau 0,36% dan Nasdaq 100 naik 40,25 poin atau 0,56%.

Pembuat chip, yang mendapat porsi besar dari pendapatan mereka dari China naik dalam perdagangan. Advanced Micro Devices Inc, Micron Technology Inc dan Nvidia Corp masing-masing naik sekitar 1%.

Selain itu, sentimen positif juga didapat dari anggota parlemen Inggris yang memilih untuk menunda keluar dari Uni Eropa.

Parlemen Inggris memberikan suara pada hari Kamis untuk mencari keterlambatan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Baca Juga: Wall Street Flat di Tengah Ketidakpastian Perang Dagang AS-China

S&P 500 telah naik 2,4% sejauh minggu ini, kenaikan mingguan terbesar dalam satu bulan, sebagian besar dibantu oleh sejumlah data ekonomi yang mendukung sikap pasien Federal Reserve pada kenaikan suku bunga di masa depan.

Fed yang dovish berharap kesepakatan perdagangan AS-China yang sedang berlangsung telah membantu menempatkan benchmark S&P hanya 4,4% dari rekor penutupan tertinggi yang dicapai pada bulan September.

Di antara saham, Amazon.com Inc naik 1,4%, setelah broker KeyBanc menaikkan peringkat saham raksasa ritel online menjadi lebih baik. Oracle Corp turun 3,5%, setelah pembuat perangkat lunak bisnis memperkirakan pendapatan kuartal saat ini di bawah perkiraan analis.

Facebook Inc turun 1,7% setelah Chief Product Officer-nya Chris Cox keluar dari raksasa media sosial itu.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini