nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanpa Pipa, Begini Cara Manfaatkan Gas Bumi

Minggu 17 Maret 2019 19:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 17 320 2031257 tanpa-pipa-begini-cara-manfaatkan-gas-bumi-xnggBpB3m1.jpg Foto: Okezone

BATAM - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) memperluas pemanfaatan gas bumi di berbagai daerah dengan pelayanan Gaslink untuk wilayah Batam.

Gaslink adalah produk Compressed Natural Gas (CNG) yang menggunakan teknologi Gas Transportation Module (GTM) atau Gaslink Truck.

"Gaslink merupakan solusi penyediaan gas bumi untuk lokasi yang belum dapat dilayani oleh jaringan pipa distribusi gas bumi," katanya seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

 Baca Juga: Kurangi Impor, Ini Harga Gas Bumi yang Lebih Murah dari LPG

Jumlah Gaslink Truck yang akan menopang layanan PGN di Batam sebanyak 4 unit, yang terdiri dari 3 unit ukuran 10 feet dan 1 unit ukuran 5 feet.

Direktur Komersial PGN Danny Praditya mengungkapkan penyediaan Gaslink di Batam merupakan bagian dari ekspansi pasar. Selain itu, lanjutnya, langkah ini juga sebagai upaya peningkatan layanan PGN kepada masyarakat untuk penyediaan energi gas bumi hemat dan ramah lingkungan ke sektor komersial/industri yang belum bisa dilayani melalui jaringan pipa.

Gaslink sudah tersebar hampir di seluruh wilayah operasional Gagas seperti Jabodetabek, Sukabumi, Serang, Cilegon, Yogakarta, Sidoarjo, Surabaya, Lawang (Malang) hingga terakhir Batam.

Sementara itu, Corporate Secretary Gagas, Febrilian Hindarto, menambahkan saat ini Gagas secara total telah mengelola 12 SPBG dan 4 MRU. Sedangkan pelanggan Gaslink saat ini per Februari 2019 sudah mencapai 84 pelanggan, yang terdiri dari pelanggan industri dan komersial.

 Baca Juga: Pemasangan Instalasi Gaslink untuk Memperluas Pemanfatan Gas Bumi ke Masyarakat

Febrilian mengatakan, Gagas sementara ini akan fokus pada optimalisasi infrastruktur SPBG/MS yang sudah ada.

“Namun tidak menutup kemungkinan apabila di perjalanan nanti dinamika usaha berubah, Gagas akan mengkaji untuk melakukan pembangunan SPBG/MS baru,” ujarnya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini