
"Konsensus yang kami dengar adalah bahwa April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua," katanya dilansir Xinhua, Selasa (19/3/2019). "Selama level inventaris meningkat, dan kami jauh dari level normal, kami akan tetap di jalurnya, membimbing pasar menuju keseimbangan."
Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman April naik USD0,57 menjadi mantap pada USD59,09 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei naik USD0,38 menjadi ditutup pada USD67,54 per barel di London ICE Futures Exchange.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.