Dengan sistem Remdo, PJB bisa langsung mengendalikan setiap proses pembangkitan dan mencatat setiap operasi. Sistem analisis lanjutan ini juga selain meningkatkan kehandalan dan efisiensi, juga akan memperpanjang umur mesin-mesin pembangkit yang dikelola perusahaan.

Direktur Operasi I PJB Sugiyanto mengatakan, sistem Remdo ini masih dalam pilot project di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Unit 1 dan 2 serta PLTU Indramayu sebanyak tiga unit.
"Bulan depan akan go live. Kalau sukses akan kita roll out ke mesin-mesin pembangkit yang lain," ujarnya di Kantor Pusat PJB, Surabaya, Kamis (21/3/2019).
Baca Juga: RI Miliki Pembangkit Listrik dari Limbah Sawit Senilai Rp27 Miliar