nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyelesaian LRT Jabodebek Mundur ke 2020

Minggu 24 Maret 2019 20:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 24 320 2034321 penyelesaian-lrt-jabodebek-mundur-ke-2020-dt2kWb4wcs.jpg Foto: Progres LRT Jabodebek (Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap kereta ringan (light rail transit/LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) bisa selesai tahun ini. Namun, penyelesaian proyek itu diperkirakan sedikit terlambat.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, penyelesaian LRT akan sedikit meleset dari keinginan Presiden. Dia menyebut, proyek yang menghubungkan DKI Jakarta dengan tiga kota satelit di sekitarnya itu baru bisa rampung awal tahun depan.

"Kita harapkan 2019 (selesai) tapi mundur sedikit lah,2020. Mundur satu atau dua bulan," ujarnya di Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Baca Juga: Tak Semua TOD Koridor Bogor Terintegrasi LRT

Menhub mengungkapkan proyek LRT Jabodebek sedikit terkendala masalah pembebasan lahan untuk depo. PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor rencananya akan menempatkan depo LRT Jabodebek di lahan seluas 10,5 hektare di Bekasi.

Menhub menyebut, lahan yang dibutuhkan sebenarnya tidak terlalu besar, namun krusial. Adhi Karya bahkan sempat mengulur target penyelesaian baru bisa rampung April 2021 akibat masalah lahan. Target itu lebih lama dari rencana awal Maret 2020.

Baca Juga: Tarif LRT Jakarta Diperkirakan Berkisar Rp5.000 -Rp10.800

Namun belakangan, kata Menhub, warga Kampung Jati Terbit, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Tambun Selatan, akhirnya melunak dan siap bernegosiasi dengan pemerintah soal lahan depo LRT Jabodebek.

“Lahannya sedikit tinggal (yang dibebaskan) tapi itu menentukan untuk deponya,” ujar mantan presiden direktur PT Angkasa Pura II (Persero) itu.

(Rully Ramli-iNews)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini