JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut jika Bank Sentral Amerika Serikat (AS) tidak akan segaresif tahun lalu untuk menaikan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR). Ini berdampak positif bagi pendanaan yang masuk ke Indonesia
Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, kenaikan suku bunga oleh The Fed sudah mencapai puncaknya. Artinya kemungkinan besar The Fed tidak akan menaikan suku bunga acuannya tahun ini.
Baca Juga: Suku Bunga The Fed Diprediksi Hanya Naik Satu Kali pada 2019
Beberapa ekonom dunia bahkan menyebut, para investor saat ini tidak lagi berbicara berapa kali The Fed akan menaikan suku bunga acuannya. Melainkan kapan The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya.
"Ke depan, Fed Policy sudah mencapai puncaknya. Sekarang orang bicaranya kapan Fed turunkan bunga. Tidak lagi membicarakan kapan naik. Kalau pun naik mungkin satu kali lagi," ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Mirza menambahkan, ini merupakan sinyal positif bagi Indonesia. Karena dengan tidak lagi agresifnya The Fed untuk menaikan suku bunga acuannya, maka dana asing yang masuk ke Indonesia akan jauh lebih besar.
Semakin besar dan banyak dana asing yang masuk ke Indonesia maka nilai tukar Rupiah juga bisa menguat. Saat ini sendiri nilai tukar Rupiah berada dikisara Rp14.100 hingga Rp14.300 per USD.
"Terkait fed policynya mudah-mudahan lebih jinak dibanding periode 2013-2018, jadi itu membantu situasi pendanaan di Indonesia. Fed policy ini akan mempengaruhi terhadap aliran modal masuk ke Indonesia atau aliran modal keluar dari Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: BI: The Fed Mungkin Turunkan Suku Bunga
Selain itu lanjut Mirza, ini juga bisa membantu pemerintah untuk mengurangi defisit transaksi berjalan (Current Account Defisit/CAD). Bank Indonesia sendiri menargetkan angka CAD bisa turun dikisaran 2,5% pada tahun ini.
"Sehingga yield-nya kita dengan CAD. Kalau kita bisa menjaga CAD menuju 2,5% kita bisa mempunyai situasi stabil funding datang ke Indonesia dan PE lebih tinggi dari saat ini," jelas Mirza
"Ini membutuhkan effort ini sinergi BI dengan pemerintah KSSK sangat baik terus kita dorong. Pak Gubernur BI juga rakorpusda," imbuhnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.