nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkot Bogor Fokus Bangun Trotoar di Jalan Protokol

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 01 April 2019 12:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 01 470 2037679 pemkot-bogor-fokus-bangun-trotoar-di-jalan-protokol-0k3wpcZ3Vt.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BOGOR - Pemkot Bogor fokus menyelesaikan pembangunan jalur pedestrian atau trotoar di lima titik ruas jalan protokol. Saat ini lima pekerjaan besar tersebut masuk tahapan lelang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi mengatakan, lima jalur pedestrian itu tersebar di Jalan Suryakencana, MA Salmun, Jalan Juanda, Jalak Harupat, dan Jalan Otista. “Meski demikian, lima pekerjaan itu akan dipilah mana yang akan diprioritaskan karena anggaran terbatas. Jadi ada bagian yang akan kita split dulu dengan anggaran yang ada,” ujarnya kemarin. Lima proyek jalur pedestrian tersebut menghabiskan anggaran mencapai Rp17,6 miliar. Perinciannya, Jalan Suryakencana Rp15 miliar, Jalan Juanda dan Harupat masing-masing Rp1 miliar lebih, Jalan MA Salmun Rp400 juta, dan Jalan Otista Rp200 juta.

Baca Juga: Penataan Trotoar DKI Jakarta Dikebut

“Sebetulnya enggak baru. Semuanya itu hanya pekerjaan lanjutan dari tahun sebelumnya yang belum rampung,” katanya. Tahapan lelang yang akan di mulai awal April ini bukan hanya untuk pekerjaan jalur pedestrian saja, tapi seluruh pekerjaan fisik di DPUPR. “Pembangunan jalur pedestrian secara bertahap akan dilakukan. Bila satu kegiatan perencanaan sudah selesai akan langsung jalan lelang,” ujar Chusnul. Jika bulan ini lelang selesai, kemungkinan proyek fisik sudah bisa dikerjakan pada Juli. “Pekerjaan fisik ditargetkan empat bulan rampung, artinya November sudah selesai. Itu jika prosesnya berjalan lancar,” ucapnya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Erna Hernawati mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun pihaknya akan fokus juga menata tiga kawasan, yakni Sungai Ciliwung, Suryakencana, dan Taman Topi.

Kawasan ini bakal menjadi program unggulan Pemkot Bogor yang harus selesai secara bertahap. Meski demikian dia berharap penataan tiga kawasan itu rampung selama tiga tahun. “Harapan saya seluruh program pembangunan di Kota Bogor mendapat dukungan dari masyarakat,” ujarnya. Beberapa pro gram prioritas yang akan mulai dan harus rampung pada 2020, antara lain pembangunan pusat kuliner di setiap kecamatan, pembangunan sarana olahraga di tiap kecamatan, revitalisasi perpustakaan kota, 50 bea siswa bagi pelajar berprestasi setiap tahun, revitalisasi pasar tradisional, pembangunan flyover di Jalan Martadinata dan Kebon Pedes, serta pembangunan gedung parkir di pusat kota.

trotoar

“Rencananya gedung parkir dibangun di bekas Bogor Plaza yang masa sewanya sudah habis. Di lokasi tersebut juga akan dijadikan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan park and ride, jalur pedestrian, dan underpass menuju Kebun Raya Bogor,” ujar Erna. Sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, revitalisasi jalur pedestrian di Jalan Suryakencana merupakan proyek besar yang melibatkan banyak dinas, mulai dari Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan UMKM hingga Satpol PP. “Se hingga dibutuhkan koordinasi yang luar biasa karena tujuan revitalisasi ini bukan sekadar mempercantik kota saja tetapi menghidupkan ekonomi Kota Bogor,” ungkapnya beberapa waktu lalu. Saat ini toko-toko di pusat kuliner tersebut tutup pada pukul 17.00 WIB.

Dia memprediksi jika jalur pedestrian dilebarkan, pedagang diperkirakan buka toko sampai malam. “Kita ingin kota ini jadi surga pejalan kaki,” katanya. Menurut dia, Kota Bogor memiliki potensi pariwisata yang cukup besar. Potensi objek wisata di Bogor harus dapat berkembang agar sektor pariwisata menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi wisatawan. “Persaingan dunia global tidak hanya dalam bidang pariwisata, tetapi kepuasan wisatawan memiliki peran penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bogor,” ungkapnya. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, terdapat empat hal yang harus diperhatikan, salah satunya pembenahan infrastruktur.

(Haryudi)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini