nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK Punya Gedung Baru di Tanah Negara, Sri Mulyani: Kinerja Harus Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 02 20 2038328 ojk-punya-gedung-baru-di-tanah-negara-sri-mulyani-kinerja-harus-meningkat-xcx8ur3xtV.jpeg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera memiliki kantor baru di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta. Hal tersebut setelah dilakukan serah terima aset berupa tanah dari Kementerian Keuangan kepada OJK untuk pembangunan kantor baru.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, selama ini memang OJK belum memiliki kantor tetap. OJK sendiri masih menumpang di kantor Kementerian Keuangan dan juga Bank Indonesia (BI)

 Baca Juga: Sri Mulyani Groundbreaking Gedung Ramah Lingkungan untuk Kantor OJK

Wajar saja sebab lanjut Sri Mulyani, OJK masih balita. Oleh karenanya sebagai induknya Bank Indonesia dan Kemenkeu memberikan tempat hidup kepada OJK.

"Oleh karena itu sebagai salah satu institusi yang sebagian benihnya dari BI dan Kemenkeu. Karena masih balita belum memiliki gedung," ujarnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Oleh karena itu lanjut Sri Mulyani, dengan adanya gedung baru ini sangat bagus. Artinya OJK yang telah melewati masa balita ini sudah mulai berfikir ke depan untuk lebih maju.

"Sekarang sesudah balita masih memiliki aspirasi untuk memiliki gedung dan kantor sendiri. Selama ini OJK belum punya kantor sendiri," katanya.

 Baca Juga: OJK: Ada Perusahaan Efek Daerah Tak Perlu Investasi di Kota

Sri Mulyani berharap dengan adanya gedung baru ini bisa meningkatkan kinerja dari OJK. Utamanya dalam memajukan sistem keuangan di dalam negeri.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia juga berharap dengan adanya gedung baru ini bisa meningkatkan sinergi. Apalagi disebut-sebut gedung ini juga akan menjadi pusat dari kegiatan financial di Indonesia.

"Diharapkan kinerja peran dan tanggung jawab OJK dilaksanakan semakin baik. Dan sekaligus memaanfaatkan aset negara," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini