nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu Menkeu se-ASEAN, Sri Mulyani Bahas Pajak hingga Infrastruktur

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 18:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 06 20 2039951 bertemu-menkeu-se-asean-sri-mulyani-bahas-pajak-hingga-infrastruktur-6uJLuOFePk.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Instagram)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) dan Gubernur Bank Sentral ASEAN di Thailand. Pertemuan tersebut mengangkat tema “Advancing Partnership for Sustainability”.

Dalam pertemuan ini, ditekankan pentingnya negara ASEAN dalam membangun infrastruktur, sumber daya manusia dan memperkuat sektor keuangan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing dan integrasi ekonomi keuangan digital kawasan ASEAN, dengan menghilangkan hambatan perdagangan dan Invetasi serta perlunya kerjasama yang makin erat untuk membangun kawasan ASEAN sebagai kawasan ekonomi yang tumbuh tinggi secara merata dan inklusif.

Baca Juga: Kemenkeu Kirim 103 Pegawai Pajak untuk Diperiksa

Melansir akun instagram milik Menteri Keuangan Sri Mulyani @smindrawati, Sabtu, (6/4/2019), pembahasan dalam pertemuan ini mencakup kerjasama pembiayaan infrastruktur, kerjasama masalah asuransi, pembiayaan untuk risiko bencana alam, kerjasama perpajakan dan kepabeanan dan kerjasama di bidang isue pencucian uang dan pemberantasan pembiayaan untuk terorisme. Pertemuan gabungan antara Menkeu dan Gubernur Bank Sentral ASEAN membahas integrasi ekonomi dan keuangan digital ASEAN, peta jalan inovasi, kerangka pengembangan sumber daya manusia terlatih.

“ASEAN adalah kawasan yang memiliki kinerja ekonomi yang sangat baik. Potensi Kemajuan masih sangat besar. Semua negara anggota ASEAN terus berbenah dari kebijakan ekonomi makro yang hati-hati, membangun infrastruktur untuk meningkatkan efisiensi dan konektivitas, meningkatkan kualitas dan skill sumber daya manusia, dan membangun sektor keuangan yang dalam dan stabil,” tulisnya.

sri mulyani

Presentasi dari Deputy Managing Director IMF Furusawa mengani Economic outlook membahas dampak perang dagang Amerika Serikat dan RRT, Brexit dan proyeksi kondisi ekonomi dunia yang mengalami perlemahan secara meluas. Juga presentasi dari AMRO menunjukkan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang tetap stabil di 5,1% namun kemungkinan memburuknya perang dagang akan menurunkan proyeksi hingga 4,8%. Pertemuan bersama EU-ASEAN Business Council dan US-ASEAN Business Council membahas integrasi ekonomi keuangan ASEAN, ekonomi digital, cyber security.

“Presiden Jokowi telah membangun fondasi yang penting bagi kesiapan Indonesia untuk maju bersama ASEAN. Mari kita terus menjaga kemajuan ekonomi kuat dan memperkuat fondasi daya saing dan produktivitas negara kita,” kata Sri Mulyani.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini