nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miliarder Terkaya Dunia Jeff Bezos Rekrut Mantan Karyawan Elon Musk

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Senin 08 April 2019 14:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 08 320 2040551 miliarder-terkaya-dunia-jeff-bezos-rekrut-mantan-karyawan-elon-musk-Za0ymdTyh7.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Usai dipecat oleh bos SpaceX Elon Musk, Rajeev Badyal direkrut bos Amazon Jeff Bezos untuk menjalankan proyek satelit Amazon.

Seperti dilansir dari CNBC, Jakarta, Senin (8/4/2019), Mantan Wakil Presiden SpaceX Satelit Rajeev Badyal dan beberapa anggota timnya kini memimpin proyek milik Amazon tersebut. Proyek bernama Kuiper ini mewakili rencana Bezos untuk meluncurkan 3.236 satelit kecil ke luar angkasa dan menyediakan internet berkecepatan tinggi di dunia.

Rencana menjadikan Amazon selangkah lebih baju dari perusahaan teknologi lainnya. Setidaknya lima perusahaan lain yang bertujuan untuk meluncurkan jaringan satelit generasi mendatang dengan cakupan broadband global.

Baca Juga: Saingi Walmart, Amazon Ubah Konsep Toko

Sebelum di rekrut oleh Bezos, Badyal menjalankan divisi Starlink di SpaceX dan meluncurkan dua satelit uji pertama tahun lalu. Awalnya, SpaceX direncanakan untuk jaringan yang terdiri dari konstelasi serupa 4.425 satelit di orbit bumi rendah.

Namun pada akhir tahun lalu, FCC menyetujui penambahan 7.518 satelit ke konstelasi, sehingga total yang direncanakan Starlink menjadi 11.943 satelit di orbit.

Perekrutan Badyal merupakan langkah besar untuk membawa kemajuan dengan pengalaman mengembangkan jaringan internet satelit. Pada hari Jumat, SpaceX mengatakan bahwa perusahaan mengharapkan misi penuh pertama dari satelit Starlink diluncurkan ebih awal dari bulan Mei.

Baca Juga: Ubah Konsep Toko, Amazon Ingin Saingi Walmart

Pengajuan FCC yang dilakukan oleh SpaceX dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa bagian pertama dari jaringan akan beroperasi pada orbit Bumi yang sangat rendah. SpaceX mengajukan aplikasi tahun ini untuk mengoperasikan 1 juta stasiun bumi di AS. Stasiun-stasiun ini adalah komponen berbasis darat dari Starlink, pada dasarnya bagaimana orang akan dapat terhubung ke internet berkecepatan tinggi SpaceX.

Baik Musk dan Bezos mengumumkan jaringan yang mereka usulkan sebagai kunci untuk mencapai bagian dunia yang miskin dan tidak terhubung. Starlink dan Project Kuiper berharap untuk menawarkan kecepatan broadband yang sebanding dengan jaringan serat optik, menurut dokumen federal, dengan pada dasarnya menciptakan koneksi selimut di seluruh spektrum elektromagnetik.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini