nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Minyak Turun Dipicu Rencana OPEC Naikkan Produksi

Jum'at 12 April 2019 08:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 320 2042362 harga-minyak-turun-dipicu-rencana-opec-naikkan-produksi-WxmohzYbA3.jpg Kilang Minyak (Reuters)

JAKARTA - Harga minyak global turun pada penutupan perdagangan 11 April 2019, setelah sumber-sumber mengatakan OPEC mungkin akan meningkatkan produksi mulai Juli, jika pasokan dari Venezuela dan Iran jatuh lebih jauh dan harga-harga terus menguat.

Persediaan minyak mentah Amerika Serikat yang meningkat juga menyeret minyak berjangka AS turun lebih dari satu dolar AS per barel. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei turun USD1,03 menjadi menetap pada USD63,58 per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga: Harga Minyak Naik berkat Menyusutnya Pasokan Bensin AS

Sementara itu, sebut Reuters, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun USD0,90 menjadi ditutup pada USD70,83 per barel, di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Antaranews, Jumat (12/4/2019).

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mungkin akan meningkatkan produksi minyak mulai Juli, jika pasokan Venezuela dan Iran turun lebih jauh dan harga-harga terus menguat, karena perpanjangan pengurangan produksi dengan Rusia dan sekutu lainnya dapat membuat pasar terlalu ketat, sumber yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan.

Kilang Minyak

Produksi minyak mentah Venezuela telah turun di bawah satu juta barel per hari (bph) akibat sanksi-sanksi AS, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada Kamis (11/4/2019), bahkan di bawah 960.000 barel per hari yang dilaporkan OPEC pada Rabu (10/4/2019).

Pasokan Iran bisa jatuh lebih jauh setelah Mei, jika seperti yang diperkirakan banyak orang, Washington memperketat sanksi-sanksi terhadap Teheran. OPEC dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia akan bertemu di Wina pada 25-26 Juni untuk menetapkan kebijakan mereka.

Produksi secara keseluruhan dari OPEC, yang telah sepakat dengan sekutunya untuk menahan 1,2 juta barel per hari minyak mentah dari pasar sejak awal 2019, turun 550.000 barel per hari pada Maret menjadi 30,1 juta barel per hari, kata IEA.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini