nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendag Akui Impor Bahan Baku Meningkat

Selasa 16 April 2019 14:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 16 320 2044199 mendag-akui-impor-bahan-baku-meningkat-uzjb3ogCve.jpg Foto: Mendag (Okezone)

TANGERANG - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa ekspor komoditas Indonesia mulai bergeser ke produk-produk manufaktur, yang mengindikasikan bahwa industri tumbuh pesat.

"Impor kita meningkat di bahan baku dan penolong. Para ekonom bilang defisit itu akibat masuknya bahan baku dan penolong. Itu positif karena artinya terjadi investasi yang marak di industri," kata Mendag Enggartiasto seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

 Baca Juga: Jelang Ramadan Impor Susu, Mentega hingga Pakaian Jadi Melonjak

Mendag menampik bahwa terjadi deindustrialisasi di Indonesia, mengingat dari data perdagangan yang ada, pertumbuhan ekonomi menunjukkan angka yang stabil dan ekspansif.

Menurut data Kemendag, 81% permintaan dunia kepada Indonesia merupakan barang manufaktur dan 19% komoditas primer.

Dalam hal ini, Mendag memaparkan bahwa Kemendag akan membidik target ekspor nonmigas naik 8% pada 2019 menjadi USD175,8 miliar dari tahun sebelumnya yakni USD162,8 miliar.

 Baca Juga: Impor Maret 2019 Naik Jadi USD13,49 Miliar

Lima prioritas ekspor pada era Industri 4.0 yang diusung yakni makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik dan kimia.

"Ekspor yang ingin kami kejar, bukan hanya industri besar, tapi juga industri kecil menengah (IKM). Ini beriringan dengan digital economy dan penjualan online," kata Enggartiasto.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini