nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IHSG Naik 1,58% Selama Sepekan

Sabtu 20 April 2019 14:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 20 278 2045845 ihsg-naik-1-58-selama-sepekan-S3uL9rHgm3.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 1,58% pada pekan ini. Padahal Rabu kemarin, Indonesia melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk periode 2019-2024.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, IHSG meningkat 1,58% ke level 6.507 pada pekan ini. Sementara, pada pekan sebelumnya ditutup di level 6.405.

"Data perdagangan BEI pada pekan ini tepatnya pasca Pemilu 2019 menunjukkan respons yang positif, terbukti dengan IHSG mengalami peningkatan," ujarnya, Sabtu (20/4/2019).

Nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 1,58% Rp7.401,73 triliun dari Rp7.286,36 triliun pada penutupan pekan lalu. Begitu pun dengan data rata-rata frekuensi transaksi harian yang meningkat 15,66% di periode yang sama menjadi 461.060 transaksi dari 398.620 transaksi.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Tembus Level 7.100 Tahun Ini

Sementara itu untuk data rata-rata nilai transaksi harian BEI juga meningkat 9,59% menjadi Rp10,28 triliun dari Rp9,380 triliun. Namun, rata-rata volume transaksi harian menurun 6,32% menjadi 14,66 miliar unit saham dari 15,65 miliar unit saham.

Sepanjang 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp15,220 triliun dan pada akhir pekan ini, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,426 triliun.

Pada awal pekan ini, pencatatan Perdana Kontrak Investasi Kolektif DINFRA Toll Road Mandiri-001 dengan kode XMJM. Adapun jumlahnya sebanyak 423,5 juta Unit Penyertaan dengan total nilai aktiva bersih sebesar Rp423,5 miliar.

Selain itu, BEI juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap V Tahun 2019. Obligasi ini diterbitkan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dengan nilai nominal Rp2 triliun yang terdiri dari tiga seri. Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

ihsg

Selanjutnya, BEI mencatat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance Tahap IV Tahun 2019 yang diterbitkan oleh ADMF. Adapun jumlah dana sukuk sebesar Rp96 miliar yang terdiri dari tiga seri dengan peringkat idAAA(sy) (Triple A Syariah) dari Pefindo.

"Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 27 emisi dari 19 emiten senilai Rp25,54 triliun," tuturnya.

Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI hingga saat ini berjumlah 399 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp422,56 triliun dan USD47,5 juta dan diterbitkan oleh 117 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 103 seri dengan nilai nominal Rp2.484,46 Triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp9,32 triliun.

(iNews)

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini