nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Holding BUMN Perbankan Terealisasi Mei 2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 19:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 24 320 2047630 holding-bumn-perbankan-terealisasi-mei-2019-bGlaedDHd0.jpg Foto: Reuters

JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana membentuk holding BUMN perbankan. Rencananya, holding perusahaan plat merah ini terbentuk pada Mei 2019.

"Saat ini proses pembentukan masih terus berjalan, namun memang dibutuhkan persiapan yang lebih matang untuk holding. Misalnya konsultasi ke Kementerian Keuangan. Dan holding perbankan ada di Kementerian BUMN, Mei bisa terealisasi," ujarnya di Kantor Pusat Bank BRI Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Baca Juga: Holding BUMN Penerbangan Didukung Garuda, Sikap AP I dan II?

Sementara itu, Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menyatakan, saat ini anggota holding perbankan terus melakukan koordinasi dan rapat persiapan. Seperti infrastruktur internal yang mendukung skema holding perbankan.

"Jadi secara implementasi memang belum, tapi target semester satu masih on, kita tunggu saja," tutur dia.

Baca Juga: Sri Mulyani: KSSK Tak Pernah Bahas Pembentukan Holding Perbankan

Sebagai informasi sebelumnya, Deputi Jasa Keuangan, Survey, dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pihaknya optimistis holding perbankan BUMN akan terealisasi pada tahun ini. Saat ini menurutnya pembentukan holding bank BUMN masih dalam tahap revisi berdasarkan masukan KSSK.

"Tahun ini, tetap, Insya Allah. Sudah kita revisi lagi tentang masukan dari KSSK, Kemenkeu, OJK dan BI dan kita mau diskusi lagi dengan tim salah satunya KSSK itu," kata Gatot.

Menurut Gatot, masukan tersebut terkait langkah yang harus diambil dalam program percepatan (quick win) pada proses holding ini. Beberapa di antaranya mengenai efisiensi dan penggunaan teknologi.

"Ya quick win-nya kan, soal efisiensi itu hal yang biasa kalau kita holding. Jadi holding pasti ada efisiensi, bisa seperti yang kita lakukan bersama ATM link saja, itu kan sudah efisiensi bagus. Belum holding aja sudah ada efisiensi di masing-masing," kata Gatot.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini