BANDUNG - PT Bank BRI Syariah Tbk menggandeng perusahaan pembayaran digital PT Veritra Sentosa International (Paytren) untuk meningkatkan layanan digital kepada nasabah, melalui penandatangan nota kesepahaman (MoU) di Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Direktur Utama BRI Syariah M Hadi Santoso mengatakan bahwa disrupsi pasar menghadirkan pesaing baru bagi bank.
Dulu, bank hanya berkompetisi dengan sesama bank dan penyedia jasa keuangan tradisional lainnya, tapi kini banyak yang beranggapan bank berkompetisi dengan penyedia jasa keuangan nonbank yang menghadirkan produk alat pembayaran digital atau lazim disebut "fintech".
"BRI Syariah dan Paytren adalah penyedia jasa keuangan di bidang keuangan syariah. Semangat kita sama. Alih-alih berkompetisi, baiknya kita berkolaborasi mengembangkan "digital sharia economy"," ujar Hadi, dikutip dari Antaranews, Jakarta, Jumat (26/4/2019).
Baca Juga: Naik 30,35%, BRI Syariah Bukukan Laba Rp776 Miliar
Menurutnya, jika kedua pihak berkolaborasi, bukan mustahil pangsa pasar (market share) keuangan syariah di Indonesia akan melesat. Ditambah pula dengan tren industri halal yang dewasa ini semakin berkembang pesat.
Dia berharap dengan kerja sama tersebut, dapat memberikan solusi terbaik bagi nasabah dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah dan selanjutnya dapat ditingkatkan dengan payung hukum kerja sama bisnis lainnya.