Yusuf Mansur Borong Saham BRIsyariah

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 09 278 1896265 yusuf-mansur-borong-saham-brisyariah-q62wh7PEyy.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) hari ini resmi tercatat di pasar modal. Anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BBRI) tersebut melepas sebanyak 2.623.350.600 atau setara dengan sebesar 27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdananya.

Presiden Direktur PT Bahana Sekuritas Feb Sumandar yang bertindak sebagai salah satu penjamin emisi mengatakan, dari total jumlah yang dilepas ke pasar pada masa penawaran umum, sebagian di antaranya diborong oleh Ustad Yusuf Mansur dan jamaahnya. 

Baca Juga: Saham BRIsyariah Naik 19,61% di Debut Perdana

Sebagaimana diketahui, ustad kondang tersebut  mendorong sekaligus memfasilitasi pembelian saham BRIsyariah, melalui PayTren Aset Manajemen dan Koperasi Indonesia Berjamaah (Kopindo) Syariah. 

"Angkanya enggak bisa, tapi bagus lah. Tapi kalau 20% enggak ya. Tapi ya dia memang kita kasih alokasi. Kurang lebih (belasan persen)," kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/5/2018). 

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik

Feb menuturkan, Yusuf Mansur juga membeli saham dengan kode BRIS itu secara individual. Dia mengakui bahwa ajakan Yusuf Mansur kepada para jamaah tersebut memberikan imbas positif bagi proses initial public offering (IPO) BRIsyariah. 

"Total angka harus cek tapi okelah beliau sangat membantu membantu proses IPO ini. Bukan cuma angka, tapi bagaimana beliau memberikan pencerahan kepada masyarakat berinvestasi di saham syariah bagus. Itu yang kita apresiasi," tuturnya. 

Baca Juga: BRI Syariah Melantai di Pasar Modal Hari Ini

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional BRISyariah Wildan mengatakan, ajakan Yusuf Mansur tersebut menjadikan IPO perseroan menjadi IPO dengan pemegang saham terbesar. 

"Masyarakat di ritel juga cukup banyak, kemarin informasinya 6.037 pemegang saham ritel, itu pemegang saham terbesar selama ipo," kata dia. 

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik

Sebagai informasi, harga penawaran perdana ditetapkan sebesar Rp510. Dengan demikian, perseroan dapat meraih dana segar sebesar Rp1,33 triliun. Dengan harga tersebut, BRIsyariah berhasil mencatatkan oversubscribe sebanyak 2 kali. 

Pada pencatatan perdana, saham BRIS naik 19,61% atau 100 poin ke level ke Rp610. Saham BRIS ditransaksikan sebanyak 55 kali dengan volume sebanyak 31.986 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,86 miliar. 

Adapun sekitar 80% dana yang diraih dari hasil IPO akan digunakan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan syariah. Lalu, 12,5%  untuk pengembangan sistem teknologi informasi, dan sisanya 7,5% untuk pengembangan jaringan kantor cabang di daerah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini