nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Liburan ke Thailand Tapi Gaji UMR? Bisa Kok, Ini Caranya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 20:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 28 320 2049048 mau-liburan-ke-thailand-tapi-gaji-umr-bisa-kok-ini-caranya-ZSzTNBsXpZ.jpg Ilustrasi: (Foto: Satic)

JAKARTA - Sudah bulan April saja nih. Enggak terasa ya, sebentar lagi puasa dan Lebaran. Tahu-tahu nanti mendekati Natal dan Tahun Baru. Belum juga masuk liburan, tapi tawaran tiket murah, paket open trip jalan-jalan ke luar negeri dengan harga menggiurkan sudah bertebaran di sosial media, bahkan sudah dapat kamu pesan alias booking dari sekarang.

Siapa yang tidak mupeng melihat promo tiket pesawat rute Jakarta ke tujuan luar negeri, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Turki, Eropa Barat dan Timur dengan harga miring. Salah satu contohnya flash sale tiket pesawat Jakarta-Tokyo Narita (PP) cuma Rp4,4 juta-an menggunakan maskapai bintang 5 asal Jepang. Saking murahnya, pantas kalau langsung sold out.

Budget liburan ke luar negeri memang cukup menguras dompet jika tidak ada persiapan dana. Biaya hidup serba mahal meski ada negara yang memiliki nilai tukar mata uang rendah terhadap rupiah. Apalagi buat kamu yang gajinya pas-pasan. Tapi tenang saja, walaupun gaji kamu cuma UMR Jakarta Rp3,9 juta sebulan, bukan berarti tidak bisa plesiran ke luar negeri, membiarkan paspormu kosong melompong tanpa cap imigrasi.

Berikut perkiran budget dan tips liburan ke Thailand dengan gaji UMR seperti dilansir dari Cermati.com, Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Backpacker-an

Mau coba liburan ke Thailand 4 hari 3 malam, ini perkiraan budget-nya. Asumsi kurs Rp444 per Baht (per 9 April 2019).

• Tiket Jakarta-Bangkok (PP) = Rp1.200.000

• Penginapan murah di Bangkok seperti MonkeyNap Hostel, The Local Surasak Hostel, 1989 Hostel & Cafe, Glur Hostel, The Backpack Hostel sekitar Rp100.000 x 3 malam = Rp300.000

• Transportasi MRT, taksi dan ojek online, tuktuk (bajaj) = Rp200.000

• Konsumsi makanan halal 12 kali + jajan street food = Rp460.000

• SIM card data internet unlimited = Rp100.000

• Tiket masuk beberapa tempat wisata di Thailand = Rp905.756.

• Wat Arun = 50 Baht atau sekitar Rp22.200

• Wat Pho = 100 Baht atau Rp44.400

• Royal Grand Palace = 500 Baht atau Rp222.000

• Madame Tussauds = 790 Baht atau Rp350.756 (beli online)

• Santorini Park = 150 Baht atau Rp66.600

• Asiatique = 450 Baht atau Rp199.800 (dewasa) dan Rp111.000 (anak-anak).

• Total estimasi pengeluaran liburan di Thailand = Rp3.165.756 (belum termasuk belanja oleh-oleh di Pasar Chatuchak plus bikin paspor bagi yang belum punya).

Tips supaya bisa liburan dan lebih hemat:

 1. Menabung setiap bulan

Idealnya formula mengatur keuangan untuk liburan adalah 10% dari gaji setiap bulan. Jadi kalau gajimu Rp3,9 juta, kamu harus menyisihkan sebesar Rp390 ribu per bulan untuk budget liburan ke Thailand. Katakanlah budget keseluruhan kamu tentukan sebesar Rp4 juta, termasuk beli oleh-oleh dan antisipasi kenaikan kurs, maka kamu hanya perlu waktu menabung selama 11 bulan = Rp4,29 juta.

Kamu bisa merencanakan liburan tersebut dengan komitmen menabung di produk tabungan konvensional maupun tabungan berjangka. Ingat, jika sudah bertekad mau liburan ke luar negeri, jangan tergoda hal lain sehingga mengorbankan tabungan liburanmu.

2. Cari tiket promo

Kalau mau lebih hemat, kamu harus rajin cari promo tiket Jakarta-Bangkok. Jika beruntung, kamu bisa dapat harga di bawah Rp1 juta (PP). Bisa juga pergi ke travel fair untuk hunting tiket pesawat murah. Kalau terpaksa menggunakan kartu kredit demi mengejar promo penerbangan, boleh saja, asalkan tagihan segera dibayar supaya liburanmu tidak dibayangi utang.

3. Pergi saat sedang low season

Masa low season di Thailand adalah bulan Maret sampai September. Jika kamu membeli tiket pesawat dalam rentang waktu tersebut, kamu bisa mendapat harga murah. Begitupun dengan harga-harga di tempat wisata, dan lebih bebas foto-foto karena enggak banyak turis.

4. Datangi tempat-tempat wisata gratisan

Ingin menekan budget? Kunjungi destinasi wisata gratisan di Thailand. Di Ibu Kota Negeri Gajah Putih ini banyak terdapat tempat wisata gratis, di antaranya Khao San Road, Wat Hua Krabeu, Bangkok Art & Culture Center, Museum Barang Imitasi atau Museum of Counterfeit Goods, Bangkok Corrections Museum, Pulau Koh Kret, dan Pasar Chatuchak yang terkenal sebagai surga belanja di Thailand.

5. Liburan bersama teman

Makin banyak orang, makin murah. Nah, jika ingin lebih irit, pergi liburan dengan teman-teman. Lumayan, kamu bisa berbagi ide jalan-jalan dan patungan dana liburan. Pos anggaran yang bisa di sharing, yakni biaya hotel, transportasi, paket data internet.

Open Trip

Buat kamu yang enggak mau ribet beli printilan, paket open trip bisa menjadi pilihan. Saat ini, banyak travel yang membuka jasa wisata gabungan atau open trip murah ke luar negeri. Misalnya paket Bangkok + Santorini + Huahin untuk 4 hari 3 malam dengan harga Rp3.950.000 per orang.

Biaya tersebut sudah termasuk tiket pesawat low budget (PP) + pajak internasional, hotel selama 3 malam, beberapa free tiket masuk wisata, bus pariwisata, tour leader, bagasi kabin 7 kg, dan dokumentasi langsung share. Enak kan tinggal duduk manis, terima beres.

Tapi ada beberapa biaya yang masih harus ditanggung traveler. Perkiraan budget-nya:

• Biaya pembuatan paspor (bagi yang belum punya) = Rp300.000

• Makan 8 kali + jajan street food = Rp460.000

• Asuransi perjalanan mulai dari Rp20.000-an

• Beberapa tiket masuk wisata

• Kelebihan bagasi hanya 20 kg sekitar Rp250.000

• Total tambahan Rp1.000.000-an (belum termasuk belanja oleh-oleh).

Tips ikut open trip ke luar negeri:

1. Siapkan uang muka atau DP

Ikut open trip, biasanya ada syarat menyetor uang muka atau DP dengan besaran tergantung kebijakan travel. Ada yang menetapkan 50%, Rp500 ribu, Rp1 juta, dan lainnya. Begitupun dengan periode pelunasan, ada yang mensyaratkan 2 bulan atau H-14 sebelum keberangkatan. Kalau menuntut seperti itu, mau tidak mau, kamu harus menyiapkan DP.

Jika tidak punya tabungan untuk membayar DP, kamu dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) asal dilunasi tagihannya supaya bebas dari utang. Sisa pembayaran, kamu bisa kumpulkan dengan cara menabung. Porsinya 10% dari gaji. Misalnya kamu setoran DP separuh dari Rp3.950.000, berarti sisanya Rp1.975.000. Dengan porsi tabungan liburan Rp390.000 per bulan, kamu dapat melunasi sisa pembayaran dalam waktu 5 bulan.

Tapi jangan salah, ada travel open trip yang tidak menerima DP. Sistemnya kamu langsung menabung setiap bulan, sementara pelunasan 2 bulan sebelum berangkat.

2. Pilih open trip terpercaya

Jangan langsung tergiur harga paket murah, mengingat banyak open trip ke luar negeri berseliweran di sosial media. Mana yang benar, mana yang abal-abal, sulit dibedakan. Sebelum mendaftar, telusuri dulu seluk beluk agen travel open trip. Caranya:

• Cek identitas lengkap atau akun media sosial pemilik maupun staf agen travel

• Kepoin review, testimoni atau komentar dari orang-orang yang pernah menggunakan jasanya

• Jangan ikut open trip yang belum banyak testimoninya

• Pilih yang sudah berbadan hukum, dan cek legalitas perusahaan tersebut.

Liburan Senang, Dompet Tenang

Bukan cuma masa depan yang perlu direncanakan, liburan pun demikian. Penting untuk mempersiapkan bujet liburan agar keuangan tetap aman. Jadi mulailah dari sekarang untuk menabung supaya lebih cepat menikmati pengalaman seru di luar negeri. Dengan persiapan dana yang matang, liburanmu akan berkualitas tanpa beban. Selamat bersenang-senang.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini