Bagaimana Generasi Baby Boomers Mengelola Uang?
Generasi baby boomers terbilang generasi yang pandai mengendalikan keuangan mereka. Mereka siap menanggung pengeluaran tak terduga tanpa harus mengandalkan utang. Inilah pemaparan selengkapnya:
• Gemar menabung
Generasi baby boomers tergolong gemar menabung. Mereka juga banyak menggunakan penghasilannya untuk membeli tanah, rumah, hingga kendaraan. Mereka memikirkan nasib keturunannya kelak, karena tak ingin keluarganya terutama anak-anaknya merasa kesusahan. Ya, generasi baby boomers sudah mempersiapkan warisan untuk keturunannya.
Bagaimana denganmu? Ke mana saja penghasilanmu selama ini? Jika kamu merasa gajimu selalu tak berbekas, saatnya untuk membenahi keuangan. Mulailah menabung dan berinvestasi untuk masa depanmu.
Sebuah studi dari Society of Actuaries baru-baru ini memperlihatkan bagaimana setiap generasi menangani keuangan dan rencana pensiun. Studi itu mengungkapkan beberapa perbedaan utama antara baby boomers, generasi X, dan milenial.
Studi memperlihatkan setengah dari milenial dan dua perlima Generasi X hanya memiliki perencanaan untuk dua hingga tiga bulan ke depan. Sebaliknya, hampir seperempat dari baby boomers punya rencana dengan sisa hidup mereka. Pendekatan jangka panjang ini membuat mereka lebih cenderung memprioritaskan tabungan dan perencanaan pensiun.
Kalau kamu belum berpikir untuk jangka panjang, saatnya memulai. Buka rekening pensiun, kemudian sisihkan 10 persen hingga 15 persen gaji untuk tabungan pensiun. Jika tidak mampu mengumpulkan sebanyak itu, cari cara untuk mengurangi pengeluaran sehingga tetap bisa menabung.
• Terhindar dari utang
Studi dari Society of Actuaries juga menunjukkan, hampir sepertiga dari baby boomers tidak memiliki utang. Hal tersebut membuat mereka lebih mudah menabung untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka.
Kamu mungkin masih merasa sulit menghindari utang, tetapi kamu dapat meminimalkan jumlahnya. Saat sedang benar-benar membutuhkan pinjaman, kamu bisa membandingkan beberapa pemberi pinjaman berbeda untuk mencari tahu penawaran terbaik. Misalnya, kamu bisa cari pemberi pinjaman yang menawarkan bunga terendah.
• Memiliki dana darurat
Studi dari Society of Actuaries juga memperlihatkan generasi baby boomers terbilang siap untuk menghadapi kondisi tak terduga karena sudah punya dana darurat. Memang, idealnya setiap orang harus punya dana daurat untuk menutupi setidaknya tiga hingga enam bulan biaya hidup.
Jika kamu belum punya dana darurat, mulailah mengumpulkannya. Jumlahkan pengeluaranmu dalam sebulan kemudian kalikan tiga hingga enam. Setelah itu, putuskan berapa banyak uang yang harus kamu kumpulkan setiap bulan untuk mencapai jumlah tersebut.
• Punya penasihat keuangan
Studi dari Society of Actuaries juga menemukan, sebanyak 25 persen generasi baby boomers berkonsultasi dengan penasihat keuangan. Dan, hanya 19 persen dari generasi X dan 10 persen dari generasi milenial yang melakukannya.
Penasihat keuangan yang baik layak dimiliki jika kamu tidak terampil mengelola keuangan sendiri. Penasihat keuangan dapat membuat saran-saran termasuk memilih investasi yang tepat untukmu
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.