Polemik Laporan Keuangan, Ikatan Akuntan "Sidang" Direksi Garuda Indonesia

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 09 320 2053687 polemik-laporan-keuangan-ikatan-akuntan-sidang-direksi-garuda-indonesia-68T0GyNKsL.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) angkat bicara terkait polemik laporan keuangan Garuda Indonesia. IAI pun akan memanggil direksi Garuda Indonesia.

"Saya sebagai Ketua IAI mau undang mereka karena dia baru menyiapkan semuanya. Di mana dewan standar akuntansi itu akan memberikan suatu hasil pembahasannya. Dewan standar Akuntasi itu bagian dari badan kehormatan, mereka akan sidang dulu," ujar Ketua IAI Mardiasmo, di Hotel Luwansa Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Baca Juga: Garuda Beberkan Kerja Sama dengan Mahata Group

Wakil Menteri Keuangan tersebut akan melihat secara detail transaksi Garuda dan segala bentuk kerjasama yang telah dilakukan. Jadi, lanjutnya, setelah rapat dewan standar akuntansi selesai tak hanya satu tim.

"Setelah itu akan kita undang dewan pimpinan nasional IAI. Jadi dewan pimpinan nasional IAI itu akan menilai laporan keuangan. Laporan keuangan kan akan kita lihat bagaimana prepare-nya seperti apa," tutur dia.

Sebelumnya, laporan keuangan PT Garuda Indonesia Persero Tbk (GIAA) 2018 menjadi polemik. Usai dua komisarisnya, Chairal Tanjung dan Dony Oskaria enggan menandatangani laporan tersebut.

Basca Juga: Kisruh Laporan Keuangan, Begini Penjelasan Garuda

"Jadi memang yang disampaikan oleh komisaris ini merupakan perbedaan pendapat saja, atas pencatatan transaksi keuangan di tahun 2018," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Fuad Rizal, dalam pernyataannya pada kegiatan Public Expose Insindentil GIAA, di Hanggar 2 GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta.

Dia mengungkapkan, kedua komisaris yang enggan menanda tangani laporan tersebut menilai, pendapatan piutang atas kerjasama yang dilakukan Garuda Indonesia dengan PT Mahata Aero Teknologi, tak seharusnya masuk dalam pos pendapatan tahunan.

"Kronologinya untuk pengambilan keputusan sifatnya adalah majority. Jadi untuk laporan keuangan tahun 2018 untuk PT Garuda Indonesia sudah disahkan," imbuhnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini