nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Pindah, Bagaimana Nasib Gedung Pemerintahan di Jakarta?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 13 470 2055230 ibu-kota-pindah-bagaimana-nasib-gedung-pemerintahan-di-jakarta-eUGTGeMc4T.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke daerah di luar Pulau Jawa akan dilakukan oleh pemerintah pada 2024 mendatang. Nantinya pada tahun 2020, pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar pada kota baru tersebut.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan menyewakan gedung-gedung pemerintahan yang ada saat ini kepada pihak swasta. Nantinya swasta diperbolehkan menyewa gedung pemerintah dengan masa konsesi yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Intinya sekarang pun di Kemenkeu ada misalnya singkatannya KSP. Itu adalah bentuk minimal yang bisa dipakai tentunya dengan sewa jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Baca Juga: Jokowi Akan Pimpin Langsung Pencarian Lokasi Ibu Kota Baru

Menurut Bambang, dengan disewakan kepada pihak swasta nantinya pemerintah akan mendapatkan pendapatan dari Pendapatan negara Bukan pajak (PNBP). Nantinya uang sewa yang didapatkan akan digunakan untuk membangun Ibu Kota baru.

"Sehingga mereka mendapatkan revenue dari gedung dan pemerintah mendapatkan PNBP, ini bisa dipakai pembangunan Ibu Kota baru," kata Bambang.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XI Muhammad Misbakhun mengatakan, fasiltas yang ditinggalakan itu harus dimanfaatkan agar bisa menjadi pendapatan bagi pemerintah. Sebab jika dibiarkan gedung yang ditinggalkan akan terbengkalai seperti sampah di Jakarta.

"Utilisasi dan fasilitas yang ditinggalakan dengan fasilitas yang ada. Menteri BUMN, Menag, Menteri Keuangan ada di lokasi primer. Apakah nantinya single atau double. Tentunya pemerintah akan fokus disana apakah kemudian gedung-gedung ini dibiarkan menganggur," jelasnya.

Baca Juga: Ibu Kota Baru Jadi Sasaran Calo Tanah, Begini Antisipasi Pemerintah

Menurut Misbakhun beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan seperti gedung Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, hingga Kementerian Perhubungan. Menurutnya gedung-gedung tersebut akan laku jika disewakan kepada pihak swasta.4

Apalagi gedung-gedung itu berada di pusat kota dan juga masuk ke dalam wilayah strategis, maka pihak swata akan melihat aset tersebut sebagai peluang bisnis. "Tentunya bagi swasta ini menarik bagi swasta dan ini bisa dipakai untuk pembangunan infrastruktur di Ibu Kota baru," jelasnya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini