nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dicek Jokowi, Maaf Bukit Soeharto Tak Bisa Jadi Ibu Kota Baru

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 21:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 13 470 2055258 dicek-jokowi-maaf-bukit-soeharto-tak-bisa-jadi-ibu-kota-baru-G1LYDfckCe.jpg Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kawasan Taman Hutan Raya di Kabupaten Kutai Kartenegara alias Bukit Soeharto mencuat akan dipilih sebagai lokasi Ibu Kota baru. Hal tersebut setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Taman Hutan Raya tersebut beberapa waktu lalu.

Namun wacana bukit Soeharto sebagai Ibu Kota baru tersebut, menimbulkan kekhawatiran akan merusak lingkungan. Terlebih Kalimantan sendiri merupakan salah satu paru-paru dunia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjnegoro mengatakan, jika Bukit Soeharto dijadikan titik Ibu Kota baru kemungkinan tidak bisa. Sebab menurutnya, Bukit Soeharto merupakan hutan lindung.

"Kita pastikan kota baru ini harus smart green and beautiful. Green sangat penting ketika di Bukit Soeharto adalah hutan lindung dan tidak akan diganggu untuk keperluan Ibu Kota baru," ujarnya di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Baca Juga: Pemerintah Tebar Insentif Bangun Ibu Kota Baru

Akan tetapi jika Ibu Kota baru tersebut berada disekitaran Bukit Soeharto masih bisa terjadi. Nantinya Ibu Kota baru tersebut akan dibuat mengelilingi Bukit Soeharto. "Kalau misalnya ada disekitar bukit suhaarto, kita tidak menganggu bukit Soehartonya," kata Bambang. 

Menurut Bambang, justru dengan adanya kota baru akan melindungi Bukit Soeharto dari kerusakan hutan. Mengingat saat ini disekitaran bukit kawasan tersebut sudah ada beberapa lokasi yang digunakan sebagai perkebunan sawit.

"Justru kalo dilihat secara visual tidak seperti hutan lindung, karena sudah banyak pemakaian tanah yang tidak resmi anda bisa lihat ada kebun kelapa sawit disana. Kita justru ingin kembalikan Bukit Soeharto seperti semestinya" jelasnya.

Baca Juga: Jokowi Akan Pimpin Langsung Pencarian Lokasi Ibu Kota Baru

Apalagi lanjut Bambang, pada wilayah tersebut sudah ada infrastruktur utamanya. Sebab wilayah tersebut sudah tersedia akses tol yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan.

"Waktu itu sudah disampaikan mengenai kondisi dasar daerah sekitar Bukit Soeharto dan tentunya kesiapan infrastruktur yang ada. Salah satu yang menguntungkan memang ada tol yang menghubungkan Samarinda-Balikpapan," kata Bambang. (yau)

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini