nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penguatan Terhenti, Harga Emas Anjlok

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 08:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 15 320 2055833 penguatan-terhenti-harga-emas-anjlok-9byqIFpbeQ.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup turun dan bergerak di bawah USD1.300 per ons pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi), karena greenback menguat dan tolok ukur ekuitas AS pulih dari ketidakpastian perang dagang.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD5,5 atau 0,42% menjadi menetap pada 1.296 dolar AS per ounce. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Indeks dolar AS, yang mengukur uang terhadap enam rival, naik 0,13% menjadi 97,50 pada 1730 GMT.

 Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp4.500 Jadi Rp669.000/Gram

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Pada 1745 GMT, Dow Jones Industrial Average menambahkan 207,06 poin, atau 0,82%. Indeks S&P 500 naik 22,54 poin, atau 0,80% dan Nasdaq Composite Index naik 87,47 poin, atau 1,14%.

 Baca Juga: Harga Emas Naik 1% ke Level USD1.300 per Ounce

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang meningkat, investor dapat berhenti membeli aset safe haven, seperti emas.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 3,5 sen, atau 0,24% menjadi USD14,812 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD4,2 atau 0,49% menjadi ditutup pada USD859,1 per ounce.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini