nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jejak Bisnis Nabi Muhammad SAW, Kisah Kapak Kayu

Rani Hardjanti, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 14:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 20 320 2057891 jejak-bisnis-nabi-muhammad-saw-kisah-kapak-kayu-NLKYtU6BVO.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Dalam segala hal Nabi Muhammad SAW, merupakan tauladan kita semua. Rasulullah pernah bekerja karyawan, pengusaha sukses dan panglima perang. Pada kesempatan yang sama, Nabi Muhammad SAW juga berperan sebagai kepala rumah tangga yang kehidupannya sangat sederhana. Kesehariannya terkadang Nabi Muhammad SAW menambal sendiri jubahnya yang robek atau menjahit terompahnya yang putus talinya.

Dalam masalah rezeki Rasulullah SAW tidak pernah mengajarkan untuk meminta-minta, apalagi bermalas-malas. Suatu hari ada seorang sahabat yang datang menghadap Rasulullah SAW. Dia bermaksud meminta sedekah dari Rasulullah SAW.

 Baca Juga: Jejak Bisnis Rasullah SAW, di Usia 12 Tahun Jeli Melihat Peluang Usaha

Berikut kisah selengkapnya, seperti dikutip Okezone dari buku Beginilah Nabi Berbisnis Rasulullah’s Entrepreneur School oleh Ust. Dr H Miftahur Rahman, terbitan PT Elex Media Komputindo, Senin (20/5/2019).

"Adakah sesuatu di rumahmu?" tanya Rasulullah SAW.

"Ada," jawabnya, "Kain yang sesekali dipakai dan sesekali dijadikan alas dan sebuah cangkir untuk minum air."

"Bawalah kepadaku!" pinta Nabi Muhammad SAW. Sahabat tersebut kemudian membawa barang-barang miliknya.

"Siapa yang mau membeli barangnya?" ujar Rasulullah kepada para sahabat yang lain.

"Adakah yang mau membayar dengan harga yang lebih tinggi?" pancing Rasulullah SAW.

"Saya mau membayarnya dua dirham," kata yang lain.

Rasulullah SAW memberikan kain serta cangkir milik sahabat tersebut pada orang yang mengajukan penawaran tertinggi tadi. Beliau mengambil uang dari orang tersebut.

Nabi Muhammad SAW lalu menghadap sahabat pertama seraya berkata, "Ini uangmu. Satu dirham untuk membeli makan dan diberikan kepada keluargamu dan sisanya untuk membeli kapak. Carilah kayu bakar kemudian jual lah. Aku tidak ingi melihatmu lagi selama 15 hari.”

 Baca Juga: Jejak Bisnis Nabi Muhammad SAW, Rahasia Sukses Menjadi Entrepreneur

Sahabat tersebut melaksanakan nasihat Rasulullah SAW. Sekitar 15 hari kemudian dia datang lagi dan sudah memiliki 10 dirham. Lima dirham dia belanjakan untuk membeli pakaian dan selebihnya untuk makan bagi keluarganya.

"Ini lebih baik bagimu daripada kelak di hari Kiamat engkau bangkit dengan noda di wajahmu. Sesungguhnya nona ini hanya menempel pada orang-orang fakir yang hina. Mereka termasuk golongan orang yang sangat merugi. Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik orang itu memberinya atau tidak."

 Jejak Bisnis

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini