Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OJK: Demo Ricuh 22 Mei Tak Berpengaruh pada Operasional Bank

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2019 |19:59 WIB
OJK: Demo Ricuh 22 Mei Tak Berpengaruh pada Operasional Bank
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan operasional perbankan tidak terganggu saat belangsungnya aksi demo yang ricuh pada 22 Mei 2019 di Jakarta, Hal itu didorong implementasi teknologi yang dilakukan bank sehingga tersedianya operasional bank secara online.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, teknologi membuat ketergantungan nasabah pada kantor fisik menjadi sangat kecil. Sebab, dengan digitalisasi sebagian layanan bank tidak hanya terpatok jam operasional saja.

"Jadi kalau beberapa bank tutup, bukan berarti tidak ada aktivitas, tetap ada," ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, saat ini keberadaan kantor fisik tidak terlalu penting. Sehingga, pihak bank juga pada dasarnya secara bertahap menurunkan jumlah kantor cabang.

"Semua transaksi sekarang bisa dilakukan secara elektronik. Jadi enggak berpengaruh (karena aksi demo)," katanya.

Sebelumnya, pada 22 Mei 2019, sejumlah bank menutup operasional kantor cabangnya yang berasa di lokasi unjuk rasa, sepanjang Jalan Thamrin hingga Tanah Abang. Hal ini untuk keamanan dan keselamatan.

Diantaranya ada BCA yang menutup layanan 18 kantor cabang. Sedangkan BRI tercatat menurup 12 layanan kantor cabang.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement