Selanjutnya, RUPST mengangkat Soekarwo sebagai komisaris utama, Lydia Silvanna Djaman sebagai komisaris, dan Tina Kemala Intan sebagai direktur SDM dan Hukum.
Doddy mengungkapkan, hingga akhir tahun perseroan menargetkan bisa mendongkrak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. Salah satunya dengan upaya menyinergiskan bisnis usaha perseroan dan Holcim yang baru diakuisisi. “Kami sedang mengkaji bagaimana integrasi dan sinergi bisa dilakukan setelah proses akuisisi ini,” papar dia.
Baca Juga: Akuisisi Holcim, Semen Indonesia Targetkan Ekspor 5 Juta Ton Semen
Direktur Pemasaran & Supply Chain Semen Indonesia Adi Munandjir mengatakan, selesainya proses akuisisi diharapkan perseroan bisa melakukan efisiensi dari sisi bis nis proses.
Selain itu, dengan menekan biaya-biaya di harapkan laba bersih hingga akhir tahun ini dapat membaik. Hingga kuartal I/2019 pen dapatan Semen Indonesia melonjak 22,81% menjadi Rp8,13 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,6 triliun. (Rahmat Baihaqi)
(Dani Jumadil Akhir)