Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskon 15% Tarif Tol Lebaran, BUJT Ngaku Rugi

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 24 Mei 2019 |15:42 WIB
Diskon 15% Tarif Tol Lebaran, BUJT <i>Ngaku</i> Rugi
Foto: Dokumentasi Jasa Marga
A
A
A

JAKARTA - Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang tergabung di Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mengaku ada penurunan pendapatan dengan diberikannya diskon 15% selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Besaran penurunan tidak terlalu signifikan karena tertutupi volume kendaraan pemudik yang meningkat.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, penurunan pendapatan bisa dihitung dengan jumlah volume kendaraan dikalikan besaran tarif. Dengan volume kendaraan pemudik yang meningkat, diturunkan tarifnya tidak terlalu terpengaruh.

"Diskon ini kan bentuk kepedulian kami supaya puncak arus mudik dan balik bisa bergeser dan mengurangi risiko pemudik seperti kepadatan. Dengan jumlah kendaraan naik dan besaran tarif yang dikurangi, kami tidak akan tuntut (mengajukan insentif) pemerintah," ujarnya, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Sementara itu, Direktur Utama Nusantara Infrastruktur Ramdani Basri mengakui adanya penurunan pendapatan dengan diberikannya diskon. Hanya saja, kata dia, yang lebih diutamakan dengan adanya diskon adalah pengenalan terhadap beberapa ruas tol baru.

"Ini bukan hanya event mudik, tapi sekaligus mengenalkan Trans Jawa dan Sumatra. Harapan kita setelah mudik orang mengenal dan banyak yang menggunakannya, jadi (diskon) sebagai partisipasi BUJT supaya masyarakat banyak menggunakan jalan tol," tuturnya.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement