nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wamenkeu ke DPD: Obligasi Daerah Belum Pecah Telur

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 14:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 27 278 2060854 wamenkeu-ke-dpd-obligasi-daerah-belum-pecah-telur-5oqUP9RsFf.jpg Foto: Obligasi Daerah Belum Pecah Telur (Feby/Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, sampai saat ini belum ada daerah yang berniat untuk menerbitkan obligasi daerah. Padahal, instrumen ini bisa menjadi alternatif pembiayaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lebih baik lagi.

Hal tersebut disampaikan Mardiasmo dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melalui Komite IV terkait terkait kerangka makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di 2020.

"Obligasi daerah belum pecah telur. Sampai detik ini belum ada dari 34 provisi atau lebih dari 500 kota dak kabupaten belum ada yang menerbitkan. Padahal untuk akselerasi daerah," ujarnya, di ruang rapat Komite IV DPD, Jakarta, Senin (27/5/2019).

 Baca Juga: Kalimantan Selatan Minat Terbitkan Obligasi Daerah

Menurut Mardiasmo, perlu dukungan DPD supaya instrumen pembiayaan ini menjadi pilihan Pemerintah Daerah (Pemda). Apalagi sudah ada perbaikan dan fleksibelitas bagi Pemda yang mau menerbitkan obligasi daerah.

"Kalau mereka sudah kuat maka untuk akselerasi pembangunan tidak lagi andalkan APBD saja. Jadi barangkali kita bisa bicarakan ini," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan, pihaknya telah melakukan kajian dan assessment bekerjasama dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri terhadap pemerintah daerah yang dirasa sudah mampu menerbitkan obligasi daerah.

”Sekitar 10 pemerintah daerah dinyatakan mampu secara parameter. Namun masih banyak yang ingin dilihat lagi seperti dari rating dan penggunaan dananya. Dari sisi pengalaman memang belum ada,” ujarnya.

 Baca Juga: OJK: 10 Pemda Dinyatakan Mampu Terbitkan Obligasi Daerah

Sebelumnya, Provinsi Kalimantan Selatan dikabarkan berminat untuk meluncurkan obligasi daerah guna membantu pembiayaan pembangunan. Direktur IBPA, Wahyu Trenggono pernah bilang, obligasi daerah tentu menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk memperoleh pendanaan tambahan selain dari alokasi umum pemerintah pusat dan pendapatan asli daerah (PAD).

"Daerah bisa meluncurkan obligasi untuk mempercepat pertumbuhan wilayah," ujarnya.

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini