Diisukan Jadi Menteri, Ketua Hipmi: Itu Wewenang Presiden

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 27 320 2060804 diisukan-jadi-menteri-ketua-hipmi-itu-wewenang-presiden-2jGsjSYJQM.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Dok. Hipmi)

JAKARTA - Presiden Jokowi menyebut nama Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia sebagai sosok yang cocok dan sangat berpotensi menjadi menterinya. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara buka puasa HIPMI, Minggu malam.

Bahlil tak ingin menanggapi pernyataan Jokowi tersebut. Ia mengatakan, keputusan soal menteri sepenuhnya berada di tangan Jokowi.

"Itu bapak punya kewenangan prerogatiflah, saya enggak boleh menanggapilah. Kalau saya kan hidup saya dari kampung dari dulu berproses alami saja, saya enggak bisa menilai diri saya kan," kata Bahlil dalam keterangannya, Senin (27/5/2019).

Baca Juga: Soal Isu Reshuffle, NasDem: Sudah Injury Time, Lebih Baik Tunggu Kabinet Baru

"Mungkin juga cuma, ya saya enggak tahulah. Mungkin juga, cuma ya saya enggak tahulah apa yang ada dalam benak Bapak. Saya kembalikan pada Bapak sajalah," lanjutnya.

Bahlil pun tak ingin berandai-andai jika nanti ia benar dipilih menjadi menteri. Ia menjelaskan, selama ini, ia hanya berproses dan menyelesaikan tanggung jawab yang ada di hadapannya.

Ia mencontohkan, sejak datang dari Papua, ia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang pengusaha besar. Bahlil mengaku hanya mengerjakan apa yang ada di hadapannya.

Dia pun menegaskan tidak akan mengintervensi penyusunan kabinet kerja pemerintahan Jokowi ke depan. Termasuk perihal namanya yang ikut disejajarkan dengan nama lainnya.

Baca Juga: Isu Reshuffle, Menko Luhut: Tanya Presiden

"Itu jangan kita masuk mengintervensi hak prerogatif presiden. Itu ruang yang tidak bisa dimasukki oleh siapa pun. Dan itu hanya punya presiden, jadi jangan kita berandai andai," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyebutkan, bahwa sosok Bahlil sangat cocok jadi menteri. "Saya lihat dari samping, saya lihat dari bawah ke atas, cocok kelihatannya," kata Jokowi.

Jadi kalau Bahlil terpilih menjadi menteri, sambung Jokowi, jangan kaget. "Beliau pintar bawa suasana jadi jangan kaget," ungkap Jokowi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini