nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Menang Pemilu, Susi Pudjiastuti Siap Jadi Menteri KKP Lagi

Jum'at 07 Juni 2019 14:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 07 320 2064290 jokowi-menang-pemilu-susi-pudjiastuti-siap-jadi-menteri-kkp-lagi-nOudiVtSNr.jpg Foto: Menteri KKP Susi Pudjiastuti (Instagram)

JAKARTA - Masa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama 2014-2019 akan segera berakhir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan kemenangan Jokowi dan Ma'ruf Amin untuk pemerintahan berikutnya periode 2019-2024.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan mengikuti jika Jokowi menunjuknya kembali untuk memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dengan demikian, pihaknya bisa melanjutkan pekerjaan-pekerjaan yang belum terselesaikan.

"Kalau berandai-andai kita juga tidak tahu ya. Insya Allah kalau badan masih sehat dan Pak Jokowi berikan kepercayaan penuh ya saya akan melakukan," ujarnya di rumah dinasnya, Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Baca Juga: Peluk Mesra Menteri Susi untuk Kelulusan Putra Tercinta

Pendiri maskapai Susi Air ini berkelakar jika seandainya tidak menjabat menjadi menteri lagi maka akan mencari pekerjaan lainnya. Salah satu pekerjaan yang dia sebut ialah wartawan.

"Ya kan balik lagi cari pekerjaan, jadi wartawan. Iya jadi wartawan online, followersku sudah banyak jadi bisa bikin Susi dot com," ucapnya.

Kendati demikian, menteri yang nyentrik ini tidak tertarik untuk menjadi YouTubers. Padahal, generasi milenial sekarang ini banyak yang bercita-cita untuk menjalankan channel di website yang berjargon 'lebih dari TV' ini.

"YouTuber? Tidak bisa berakting," kata dia.

Baca Juga: Ucapan Belasungkawa Menteri Susi dan Menhub Budi Karya untuk Ani Yudhoyono

Selama lima tahun menjabat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi dikenal dengan penenggelaman kapal ilegalnya. Selain itu, dia juga sering mengajak masyarakat untuk wajib memakan hasil tangkapan laut Indonesia.

Sejak 2014 hingga saat ini, sebanyak 513 kapal asing pencuri ikan telah ditenggelamkan. Sebagai efeknya, 10.000 kapal asing pencuri ikan telah meninggalkan laut Indonesia.

(Isna Rifka Sri Rahayu-iNews)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini