PNS Bolos Kerja di Hari Pertama, Atasan Bakal Kena 'Semprot'

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 10 320 2064971 pns-bolos-kerja-di-hari-pertama-atasan-bakal-kena-semprot-SwB43ITn3k.jpeg Menpan-RB Syafruddin (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyatakan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bolos pada hari ini, Senin (10/6/2019) pasca libur Lebaran, akan dikenai sanksi. Bahkan pimpinan dari instansi maupun kementerian/lembaga (k/l) bakal dapat penilaian khusus terkait bolosnya pegawai.

"Kalau bolos, pimpinan instansi juga kita nilai. Berarti leadership-nya (kepemimpinannya) juga kurang," ujarnya dalam konferensi pers di Command Centre Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Baca Juga: PNS yang Nekat Bolos Hari Ini Bakal Dikenakan Sanksi

Dia menyatakan, pihaknya masih menunggu data absensi PNS dari 543 instansi pusat dan daerah, termasuk di dalamnya 88 k/l yang tersebar di seluruh Indonesia. Data tersebut di input melaui aplikasi https://sidina.menpan.go.id hingga pukul 15.00 WIB.

Oleh sebab itu, Syafruddin masih menunggu rampungnya data yang masuk, sehingga dapat dilakukan evaluasi. Maka sanksi akan diberikan berdasarkan evaluasi, baik itu secara individu PNS yang bolos, terhadap instansi atau k/l tersebut, juga termasuk penilaian pada pimpinannya.

menpan

"Kita akan analisis dan evaluasi, serta menyimpulkan instansi mana yang PNS-nya bolos, alasannya apa. Setelah itu kita rapatkan sanksi apa yang dijatuhkan per individu dan instansinya juga jadi penilaian," kata dia.

Menurutnya, proses evaluasi ini akan memakan waktu tiga hari sejak masuknya keseluruhan data pada hari ini. Setelah itu, perwakilan dari instansi dan k/l yang tercatat paling banyak PNS-nya yang membolos, akan langsung menghadap ke kantor Kementerian PANRB.

"Kita rapatkan dahulu, kita undang Sekjen-nya, badan pegawaiannya. kita enggak bisa juga sewenang-wenang," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini