nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Maskapai Asing Masuk Indonesia, Menhub: Ada Keseimbangan Harga

Senin 10 Juni 2019 19:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 10 320 2065093 maskapai-asing-masuk-indonesia-menhub-ada-keseimbangan-harga-4C3e0L77Jp.jpg Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan terkait pemerintah mengundang maskapai asing untuk beroperasi di dalam negeri bertujuan untuk menjaga keseimbangan harga tiket.

"Saya menaruh harapan bahwa maskapai yang ada itu melakukan suatu reformasi supaya ada suatu keseimbangan harga," kata Budi seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Budi menjelaskan dengan adanya maskapai asing, dia mengatakan adanya keseimbangan ketersediaan (supply) dan permintaan (demand).

"Kalau kita bicara mengenai demand dan supply, spirit yang disampaikan Presiden itu sebatulnya demand dan supply kan, kalau demand dan supply nya makin seimbang, maka harga itu juga akan lebih diperoleh ekulibrium baru," katanya.

Baca Juga: Maskapai Asing Masuk Indonesia Segera Dibahas

Menurut dia, hal itu bisa efektif tergantung dari kesiapan masing-masing maskapai, baik asing maupun nasional.

"Kalau sekarang ketersediaan dibatasi, tentu harga tinggi dan banyak yang tidak mendapatkan tiket," katanya.

Hal itu terkait menurunnya jumlah penumpang pesawat pada Lebaran 2019 dikarenakan armada yang dioperasikan maskapai dibatasi.

Menhub Budi akan menyampaikan hasil konsep yang ia akan buat terkait soal ketersediaan dan permintaan angkutan udara ini dengan adanya maskapai asing.

Baca Juga: Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Merosot 370.000 Orang pada April 2019

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengatakan maskapai asing yang masuk ke Indonesia harus berbadan hukum nasional.

"Kan Perpresnya masih itu, undang-undangnya juga masih berlaku, kita harus taat hukum. Kita kalau dari dulu undang-undang kita sebenarnya harus melindungi maskapai lokal. Maskapai asing mau masuk pun harus menjadi badan hukum Indonesia, itu persyaratannya," katanya.

Polana saat ini juga tengah mengevaluasi terkait ketersediaan dan permintaan tiket pesawat agar tidak terjadi kelebihan suplai.

"Apalagi trafiknya sedang turun, apakah suplainya berlebihan atau tidak kita sedang lihat," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini