nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arus Balik, Konsumsi Avtur di Bandara Adi Soemarmo Solo Turun 40%

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 10:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 14 320 2066333 arus-balik-konsumsi-avtur-di-bandara-adi-soemarmo-solo-turun-40-7ClibWWoxX.jpeg Avtur (Ilustrasi Okezone)

SEMARANG - Konsumsi bahan bakar pesawat udara yaitu avtur di Bandar Udara (Bandara) Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang naik hingga 2% dari rata-rata harian normal. Peningkatan tercatat dari 119 Kiloliter (KL) per hari menjadi 121 KL saat satgas ini.

“Namun, penyaluran avtur di Bandar Udara Adi Soemarmo justru turun sebesar 40% dari rata-rata normal sebesar 54 KL menjadi 33 KL saat satgas," ujar General Manager Pertamina MOR IV Iin Febrian, kepada awak media, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga: Jelang Lebaran, Penyaluran Avtur Meningkat 7%

Dia menambahkan, memasuki masa akhir satgas Idul Fitri 1440 H pada 20 Mei 2019, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng-DIY memastikan puncak arus balik hari libur Idul Fitri 2019 telah berlangsung pada H+4 Minggu 9 Juni.

"Peningkatan dengan persentase tertinggi di wilayah Jawa Tengah terjadi pada produk Pertamax Turbo di mana pada masa normal sebesar 33 KL per hari namun pada satgas tahun ini meningkat 122% menjadi 74 KL per hari," ungkap Iin.

pesawat

"Sedangkan untuk produk gasoline lainnya yaitu Pertalite dan Pertamax, masing-masing naik sebesar 17% dan 34% dari rata-rata harian normal di wilayah Jawa Tengah," lugasnya.

Hingga akhir masa satgas pada Kamis 20 Juni, Pertamina MOR IV akan terus mengoptimalkan layanan di seluruh SPBU yang tersebar di Jawa Tengah terutama sepanjang tol Trans Jawa. Hal ini sebagai upaya Pertamina untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat selama masa satgas Idul Fitri 1440 H.

Tembus Arus Padat Pemudik demi Kirim BBM

Sementara itu, arus balik Lebaran Idul Fitri 1440 H, disebut telah mencapai puncaknya pada H+4 atau 9 Juni 2019. Arus lalu lintas padat, hingga pengiriman bahan bakar minyak (BBM) harus mendapat pengawalan ketat petugas kepolisian.

"Kondisi khusus terjadi ketika H+4 di wilayah Jalur Selatan penghubung dengan utara yaitu di jalur Ajibarang Bumiayu, itu kepadatan luar biasa," terang Iin Febrian.

"Kami langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan semua mobil tangki Pertamina langsung dikawal oleh aparat kepolisian hingga sampai di SPBU dalam waktu tidak terlalu lama," tambahnya.

Dia meyakinkan, selama arus mudik Lebaran hingga saat ini pasokan BBM relatif aman dan lancar. Selain itu, koordinasi dengan pihak-pihak terkait juga tanpa kendala berarti sehingga bisa melayani pemudik secara baik.

"Nyaris tidak ada kendala, dibanding tahun lalu. Kami tidak menerima keluhan apapun, termasuk kerjasama kolaborasi dan koordinasi dengan stakeholder seperti halnya dengan bapak-bapak kepolisian," ujarnya.

"Jadi intinya baik operasional kami termasuk kolaborasi kerjasama dengan aparat penegak hukum, dengan pemerintah daerah berjalan luar biasa sangat baik. Berkat koordinasi yang telah dipimpin oleh Pak gubernur sendiri beberapa hari sebelum arus mudik 2019," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini