nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siapkan Beras Berkualitas, Bulog Incar 70% Pasar Bantuan Pangan Nontunai

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 10:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 16 320 2066968 siapkan-beras-berkualitas-bulog-incar-70-pasar-bantuan-pangan-nontunai-fZldn3AFxf.jpg Ilustrasi Beras (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perum Bulog berupaya meraih 70% pasar bantuan pangan nontunai (BPNT) dengan menyediakan produk pangan berkualitas dan terjangkau khususnya beras, baik beras medium maupun premium sesuai kebutuhan konsumen BPNT.

Dengan infrastruktur yang dimiliki, Perum Bulog memiliki kapasitas menyediakan beras untuk 15,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia, baik perkotaan maupun pelosok yang sulit diakses oleh transportasi biasa dan sinyal operator.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi mengatakan, Bulog memiliki kurang lebih 37 mesin pengolahan yang tersebar di wilayah penyerapan gabah/beras seluruh Indonesia dan bersinergi dengan mitra Gapoktan ataupun swasta dalam penyediaan kebutuhan beras untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP) maupun komersial.

”Bulog punya kompetensi tersebut sehingga kami yakin mampu meraih pasar BPNT lebih dari 70%,” ujarnya kemarin. Menurut Tri, semester I/2019 ini, Bulog mampu menyerap gabah/beras petani sebanyak 650.000 ton sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) dalam Inpres No 5/2015 dengan fleksibilitas 10%.

Baca Juga: Miliki 2,2 Juta Ton, Bulog: Stok Beras Lebaran Cukup

Dengan melihat kebutuhan beras BPNT untuk 15,6 juta KPM sebanyak 1,5 juta ton (asumsi 10 kg per KPM), kata dia, tidak sulit bagi Bulog untuk menyerap gabah/beras petani di atas HPP dengan mekanisme komersial. ”Tentunya petani akan diuntungkan dengan konsep pembelian hasil panen menggunakan mekanisme komersial ini,” tandasnya.

Dengan perannya sebagai penyedia beras untuk BPNT, Bulog mengklaim adanya multiplier effect, di antaranya petani akan bergairah menanam karena ada kepastian dibeli hasil panennya di atas HPP, agen BPNT (agen himbara dan EWarong) akan menerima beras berkualitas dan terjangkau harganya sehingga memberikan keuntungan bagi agen dan agen BPNT yang terdapat di desa-desa akan tumbuh dan berkembang sehingga akan berdampak kepada perekonomian desa.

Baca Juga: Bulog: Stok Beras, Jagung hingga Gula Banyak

Dengan adanya jaminan Bulog sebagai penyedia beras BPNT, ada keseimbangan dalam penugasan Bulog untuk menjaga ketahanan pangan di sisi hulu dan hilir. Di sisi hulu, Bulog dapat menyerap gabah/beras petani sebanyak-banyaknya, baik untuk stok CBP maupun untuk BPNT.

Sementara itu, di sisi hilir, beras hasil penyerapan dari petani disalurkan untuk KPM BPNT sehingga stok yang menumpuk dan mengakibatkan turun mutu akan berkurang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini