Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Generasi Terbaru, Bisa Melesat 350 Km/Jam

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Generasi Terbaru, Bisa Melesat 350 Km/Jam
Kereta Api Cepat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta – Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi terbaru, CR400AF, yang merupakan hasil pengembangan tipe CRH380A oleh CRRC Qingdao Sifang.

CR400AF memiliki lebar 3,36 meter dan tinggi 4,05 meter dengan panjang kepala kereta 27,2 meter dan intermediate kereta 25 meter.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China Chandra Dwiputra mengatakan dengan kata lain CR400AF memiliki dimensi lebih besar dari tipe sebelumnya.

Selain lebih andal, CR400AF juga memiliki masa penggunaan lebih lama hingga lebih dari 30 tahun (sejak tahun produksi) serta biaya perawatan yang lebih rendah. Demikian seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

 Baca Juga: Rampung 2020, Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi 2021

Berbeda dengan tipe sebelumnya, CR400AF didesain untuk beroperasi di empat iklim, salah satunya di iklim tropis dengan kondisi suhu dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia.

Setiap rangkaian CR400AF dilengkapi dua lightning arrester untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir terutama di sisi peralatan tegangan tinggi.

Chandra menambahkan selain mampu beroperasi di iklim tropis dan cuaca ekstrem, CR400AF juga dipastikan mampu menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta – Bandung yang cenderung menanjak.

“Dengan besar daya setiap rangkaian mencapai 9750 kW, CR400AF mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati trase pada elevasi 30 per mil,” katanya.

 Baca Juga: Menteri Rini Sebut Tujuan Proyek Kereta Cepat demi Bangun Kota Baru

Dalam kondisi darurat, CR400AF dapat digunakan sebagai penarik kereta lainnya meskipun dalam kondisi gradien atau elevasi 12 per mil.

CR400AF dilengkapi dengan dua rem darurat atau emergency brake, yang pertama disebut Emergency Brake EB yang bekerja berdasarkan perintah driver controller, fasilitas emergency brake penumpang dan kontrol kewaspadaan masinis.

Emergency brake kedua disebut Emergency Brake UB yang akan aktif berdasarkan fungsi Automatic Train Protection (ATP), pendeteksi jarak antar kereta dan pada saat power kereta dalam kondisi off / tidak bekerja. Dengan dua sistem emergency brake ini, CR400AF

“Menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error. Satu rangkaian kereta CR400AF terdiri dari delapan gerbong (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor,” katanya.

Dengan komposisi ini memungkinkan kereta CR400AF memiliki kecepatan desain hingga 420km/jam dan kecepatan operasional 350 kilometer/jam.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement