nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Menguat Tajam Ditopang Harapan AS-China Kembali 'Mesra'

Rabu 19 Juni 2019 07:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 19 278 2068117 wall-street-menguat-tajam-ditopang-harapan-as-china-kembali-mesra-GGeAY6FYWc.png Foto: Reuters

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), didukung harapan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China menjelang KTT G20 mendatang di Jepang.

Sementara itu, investor juga mengikuti dengan cermat pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang mulai Selasa (18/6/2019) dan akan berakhir Rabu (19/6/2019) waktu setempat.

 Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Ditopang Kenaikan Saham Facebook

Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 353,01 poin atau 1,35% menjadi ditutup di 26.465,54. Indeks S&P 500 naik 28,08 poin atau 0,97% menjadi berakhir di 2.917,75. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 108,86 poin atau 1,39% lebih tinggi menjadi 7.953,88. Demikian seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor industri naik sekitar 1,9% memimpin kenaikan.

Mayoritas saham-saham unggulan atau blue-chips Dow 30 memperpanjang kenaikan, dengan Boeing dan Intel masing-masing menguat 5,37% dan 2,69%, memimpin kenaikan.

Peka terhadap perdagangan global, kedua perusahaan tersebut secara luas dipandang sebagai indikator utama dampak real-time dari perkembangan perdagangan AS-Cina di pasar saham.

Namun saham Facebook turun hampir 0,29%, setelah raksasa media sosial itu pada Selasa (18/6/2019) mengumumkan rencana untuk menciptakan mata uang digital baru.

 Baca Juga: Sinyal Kuat The Fed Turunkan Suku Bunga, Wall Street Menguat

Cryptocurrency atau mata uang kripto dijadwalkan akan diluncurkan pada paruh pertama tahun 2020, yang akan memungkinkan Facebook untuk menemukan celah dalam e-commerce dan pembayaran dalam jaringan atau online.

Pertemuan kebijakan dua hari bank sentral AS sedang berlangsung hingga Rabu waktu setempat, yang telah memicu spekulasi pasar pada langkah moneter dovish The Fed tahun ini.

Para investor dan analis sedang menunggu The Fed untuk mengumumkan keputusan terbarunya pada Rabu sore waktu setempat. Namun pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini