nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KAI dan Alstom Jerman Siapkan Kesepakatan Kerja Sama Kereta Hidrogen

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 08:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 20 320 2068592 kai-dan-alstom-jerman-siapkan-kesepakatan-kerja-sama-kereta-hidrogen-hP8VjQOKI9.jpg Foto: KAI dan Alstom Kerja Sama Kereta Api Hidrogen (Ist)

JAKARTA - Vice President New Business Cooperation and Policy PT KAI (Persero) Aloysius Guntur Setyawan melakukan pertemuan dengan delegasi Alstom yang dipimpin oleh Managing Director Alstom Jerman – Austria Jörg Nikutta.

Pertemuan yang berlangsung di KBRI Berlin pada 18 Juni 2019 dimaksudkan untuk menindaklanjuti kunjungan Direktur Utama KAI bulan Maret lalu terkait rencana kerja sama kereta api berbahan bakar hidrogen.

Dalam pertemuan tersebut, KAI telah menyampaikan draft MoU kepada pihak ALstom. Draft ini sebagai titik awal untuk menyiapkan kesepakatan implementasi kerja sama antara kedua pihak. Sebelumnya pada kunjungan Direktur KAI Maret lalu, telah disampaikan ketertarikan Indonesia untuk menggunakan kereta api hidrogen buatan Alstom ini.

“Ini wujud keseriusan kita untuk memulai kerja sama. Kita sudah sampaikan draft MoU nya, dan Alstom akan sampaikan tanggapan. Target kita, saat kunjungan delegasi Alstom ke Indonesia nanti, MoU sudah bisa ditandatangani," kata Guntur dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

 Baca Juga: KAI Siap Bawa Kereta Hidrogen Pertama di Dunia ke Indonesia

Dubes RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno yang turut hadir dalam pertemuan menekankan kerja sama antara KAI dan Alstom ini bagian dari babak baru kerja sama Indonesia Jerman untuk industri ramah lingkungan.

“Kalau pada tataran pemerintah kita fokus di strategi dan kebijakan, dan di tingkat swasta kita dorong proyek kerja samanya. Apa yang akan disepakati oleh KAI dan Alstom jadi bentuk nyata dari strategi dan kebijakan yang kita upayakan sejauh ini, khususnya untuk teknologi ramah lingkungan. Setelah pertemuan ini tentu kedua pihak akan mendetailkan aspek teknisnya," ujar Dubes Oegroseno.

 KAI dan Alstom

Dari pertemuan tersebut pihak Alstom juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia. Indonesia merupakan negara Asia pertama yang secara serius menunjukkan ketertarikannya pada kereta hidrogen.

“Dalam waktu yang tidak lama kita berencana akan berkunjung ke Indonesia. Selain untuk membahas aspek teknis lebih jauh, kita juga ingin melakukan survey lapangan untuk lokasi proyek kereta hidrogen ini”, tutur Nikutta.

 Baca Juga: KAI Sediakan Ruang Tunggu Modern di Stasiun Gambir

Kereta hidrogen yang akan dikerjasamakan antara KAI dan Alstom merupakan teknologi ramah lingkungan. Pengoperasian kereta ini menggunakan elektrifikasi dari proses kombinasi hidrogen dan oksigen. Dengan teknologi ini emisi yang dikeluarkan adalah air.

Bahan baku utama yang digunakan adalah hidrogen yang berasal dari biomass ataupun sumber-sumber energi berkelanjutan seperti energi angin dan matahari. Kehadiran kereta hidrogen di Indonesia dapat menjadi bagian dari pembangunan sektor transportasi yang berkelanjutan

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini